8 Tanda Cowok Naksir Cewek Secara Diam-Diam.

Bagi seorang wanita sangat sulit untuk mengetahui tanda seorang pria naksir dengannya atau tidak. Karena terkadang, senyuman, kebaikan dan semua hal yang dianggap wanita sebagai tanda cinta bisa jadi salah arti. Sehingga sulit sekali mengarahkan perasaan kita sendiri.

Maka dari itu terkadang para wanita mencoba mencari tahu bagaimana perasaan orang lain padanya. Apakah memang perasaan suka seseorang pada orang lain bisa terlihat? Seorang psikologi mengatakan bahwa tidak peduli seberapa keras orang lain mencoba menyembunyikan perasaan sayang mereka, ada banyak indikasi ketertarikan yang bisa kita perhatikan.

Agar kamu tak salah paham, berikut tanda-tanda pria naksir secara diam-diam:

1. Perbedaan Tindakan Saat Berada di Sekitar Orang yang Ditaksir

Apakah dia berperilaku berbeda saat berada di kamu dibandingkan saat bersama orang lain? Coba perhatikan perbedaan kepribadiannya setiap kali dia berada di dekat orang yang disukainya. Mungkin mereka menjadi lebih ceria dan banyak bicara, atau mungkin lebih pendiam. Apa pun perubahan itu, jika seorang pria bertindak berbeda di sekitar orang yang disuka bahkan ketika sudah dekat, mungkin alasannya karena dia sedang jatuh cinta.

2. Ingin Selalu Dekat dengan Kamu

Tanda cowok sedang jatuh cinta dengan seseorang ialah dia selalu berusaha mendekati kamu. Bagaimanapun, wajar saja kamu ingin berada di dekat orang yang disukai. Banyak dari kita bahkan kadang-kadang mencari alasan hanya untuk bertemu dan berharap memulai percakapan dengan orang yang disukai.

3. Berusaha Memulai Kontak

Pria yang sedang naksir cewek biasanya mengirimi pesan atau menelepon orang yang disukai lebih dahulu, meskipun sebenarnya mereka tidak memiliki sesuatu yang penting untuk dikatakan. Itu pertanda jelas bahwa si pria tertarik pada orang tersebut. Dengan memulai kontak, pria tersebut menunjukkan keinginan untuk berkomunikasi dan tetap berhubungan dengan orang yang disukai. Mereka ingin lebih dekat dan menghabiskan lebih banyak waktu, bahkan saat tidak bersama.

4. Cara Memandangnya

Cara pria melakukan kontak mata dengan orang yang disukai merupakan kunci dalam menunjukkan perasaannya. Tanda pria naksir, biasanya dia tidak mampu menahan pandangan dan cepat membuang muka saat wanita yang disukainya berbicara dengan mereka mungkin menunjukkan ketertarikan yang tersembunyi, serta membiarkan mata mereka berlama-lama menatap si dia. Ini menunjukkan bahwa si pria sedang naksir wanita tersebut, tetapi mungkin terlalu gugup atau malu untuk memberi tahu.

5. Tanda Pria Naksir Banyak Tersenyum Pada Orang yang Disuka

Tanda lain yang bisa diceritakan jika pria sedang naksir seseorang adalah terlihat lebih sering tersenyum kepada orang yang disukai saat berada di sekitarnya. Ini bisa berupa senyum kecil yang menunjukkan bahwa mereka gugup tetapi senang melihatnya, atau seringai lebar yang menunjukkan kegembiraan mereka berada di dekat wanita yang disukai. Apapun itu, perhatikan apakah mereka tersenyum seperti ini hanya ketika mereka melihat, berbicara dengan orang itu, karena itu menjadi sangat tertarik buat dirinya.

6. Pria Banyak Memuji Orang yang Ditaksirnya

Meskipun pujian mungkin tampak seperti tanda yang jelas bahwa seseorang benar-benar sedang naksir, banyak dari kita juga cenderung menganggapnya sebagai keramahan alih-alih minat romantis dan berusaha untuk tidak terlalu banyak membaca, terutama jika itu datang dari seorang teman. Tetapi fakta bahwa seorang pria sangat memperhatikan wanita yang disuka menunjukkan betapa mereka menyukainya. Dan tentu saja, ketika pria naksir seseorang, tidak bisa tidak mudah terkesan oleh mereka dan mengagumi setiap hal kecil yang dilakukan si wanita.

7. Menjaga Komunikasi Agar Terus Berjalan

Berikut trik lain yang dapat digunakan untuk mencoba melihat apakah seseorang diam-diam sedang naksir yaitu saat sedang berbicara dengannya, jauhkan diri dari percakapan. Apa pun pilihannya, lihat apakah si pria tetap melanjutkan percakapan. Meskipun kebanyakan orang akan segera pergi dengan sopan, seseorang yang menyukai seseorang kemungkinan akan terus mencoba untuk menjaga komunikasi agar terus berjalan. Karena mereka ingin selalu menghabiskan waktu dengan orang yang disuka.

8. Selalu Ada Untuk Orang yang Disukai

Pria yang sedang naksir seseorang akan selalu menyediakan waktu dan memprioritaskannya dalam hidup. Jadi, jika orang ini membuat dirinya selalu ada maka, anggap itu sebagai tanda bahwa dia pasti memiliki perasaan lebih.

Bagaimana apakah delapan tanda pria naksir ini membantu kamu memahami perasaan si dia padamu?

Ini Arti Cinta Sebenarnya, Tanda Cinta Sejati.

Rasa cinta adalah perasaan yang bisa dirasakan oleh semua orang, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Masing-masing orang mungkin memiliki pemahaman yang berbeda-beda tentang apa itu arti cinta sebenarnya. Hal ini seringkali membuat bingung dan bertanya-tanya mengenai apa itu arti cinta sebenarnya. Kalau kamu sendiri, apakah kamu masih bingung dengan apa itu arti cinta sebenarnya? Jika iya, penjelasan di bawah ini mungkin dapat membantumu untuk lebih memahami apa itu arti cinta sebenarnya. Berikut ini arti cinta sebenarnya, yang merupakan tanda si dia cinta sejati:

1. Senang Memiliki Waktu Bersama Namun Tetap Menghargai Waktu Pribadi Pasangan.

Tidak semua orang benar-benar memahami apa itu arti cinta sebenarnya. Jika kamu salah satu orang yang berpikiran bahwa jika sang pacar menghabiskan waktunya dengan para sahabatnya dan tidak denganmu maka berarti orang tersebut tidak mencintaimu berarti kamu memiliki pemahaman yang salah mengenai apa itu arti cinta sebenarnya. Kamu perlu tahu bahwa sang pacar juga memiliki kehidupan pribadinya sendiri dan tidak selalu tentang kamu, begitupun sebaliknya. Kalian berdua harus sama-sama bisa membagi waktu dan menghargai waktu pribadi kalian masing-masing dan inilah apa itu arti cinta sebenarnya. Kamu dan pasangan harus bisa membagi waktu yang seimbang antara waktu kalian bersama, dengan waktu untuk bersama teman, sahabat, dan keluarga. Jadikan jarak bukan sebagai penghalang dari hubungan kalian dan itulah apa arti cinta sejati sebenarnya.

2. Kalian Saling Menghargai Pendapat Satu Sama Lain.

Bisa saling menghargai pendapat satu sama lain adalah apa itu arti cinta sebenarnya. Setiap orang pastinya ingin didengarkan, terutama saat orang tersebut sedang mengungkapkan pandangan dan tujuannya, sama seperti kamu dan pasanganmu. Tidak ada orang yang ingin dihiraukan dan tidak dipedulikan. Oleh karena itu sikap saling menghargai pendapat dan tidak egois sangatlah penting. Kamu dan pasangan mungkin sesekali akan memiliki pendapat yang berbeda namun jangan jadikan hal tersebut sebagai salah satu sumber perpecahan di antara kalian. Inilah apa itu kekuatan cinta sejati. Dengan kamu menghargai pendapat pasangan dan begitupun sebaliknya, hubungan kalian bisa semakin langgeng.

3. Perasaanmu Mengatakan Bahwa Dialah Orangnya.

Banyak pasangan yang mengatakan bahwa saat awal bertemu, mereka merasakan perasaan akrab satu sama lain. Perasaan ini datang begitu saja dari dalam hatimu dan itulah apa itu arti cinta sebenarnya. Biasanya perasaan bisa menjadi selalu benar, terutama dalam hal menentukan apa itu arti cinta sejati. Jika kamu telah bertemu dengan orang yang tepat, maka kamu bisa merasakan seolah kamu memiliki kedekatan dengannya dan hal ini akan membuatmu selalu merasa nyaman saat berada di dekatnya. Inilah makna cinta yang tulus.

4. Kamu Membiarkan Perasaan dan Dirimu Menjadi Rentan Saat Bersamanya.
Makna dari cinta sejati yang sebenarnya adalah kamu rela membiarkan perasaanmu menjadi rentan saat bersama dengan dirinya. Kamu tahu bahwa banyak kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi jika kamu tulus mencintai dan menjalin hubungan dengannya, namun kamu tetap melanjutkannya. Selain itu, kamu juga merasa nyaman saat mengungkapkan rahasia-rahasiamu kepadanya dan membuat dirimu semakin rentan. Misalnya, kamu justru merasa nyaman saat menceritakan ketakutan-ketakutanmu dan kesedihan yang kamu alami karena kamu tahu dirinya bisa dipercaya dan tidak akan menggunakan informasi-informasi tersebut untuk balik menyerangmu. Ini adalah apa itu arti cinta sebenarnya.

5. Tidak Masalah Untuk Melakukan Hal yang Membosankan Bersamanya

Hal ini mungkin terdengar sedikit aneh tetapi jika kamu merasa baik-baik saja saat harus melakukan hal yang membosankan bersama pasanganmu, seperti dengan tidak melakukan apa-apa sama sekali, maka inilah apa itu arti cinta sebenarnya. Sangat mudah untuk jatuh cinta dengan seseorang saat kalian berdua melakukan hal-hal baru yang mengasyikkan bersama, tetapi tidak dalam kondisi ini. Namun jika kamu merasa baik-baik saja dan memilih untuk tetap bersama pasanganmu dalam kondisi apapun, dan begitupun sebaliknya maka inilah apa itu arti cinta sebenarnya.

6. Tidak Saling Menyalahkan Saat Bertengkar.

Setiap hubungan pasti pernah mengalami pertengkaran. Pertengkaran yang muncul akibat perbedaan pendapat yang dimiliki adalah hal yang wajar, namun yang terpenting adalah cara kalian berdua menangani masalah tersebut dan itulah apa itu arti cinta sebenarnya. Saat perbedaan pendapat muncul, maka kamu dan pasangan tidak bersikap saling menyalahkan. Kamu dan pasangan akan mencari solusinya bersama-sama dan membicarakan hal ini dengan baik sehingga dapat membuat hubungan kalian menjadi lebih dekat. Inilah apa itu arti cinta sebenarnya.

7. Saling Menyayangi.

Saling menyayangi dan mencintai adalah yang terpenting dari apa itu arti cinta sesungguhnya. Perasaan ini bisa terlihat dari perlakuanmu dan juga perlakuan sang pacar. Jika seseorang tulus mencintai maka dia pasti akan memperlihatkannya, tidak hanya melalui perkataannya saja tetapi juga dengan tindakannya. Hal ini yang akan menciptakan kenyamanan antara satu sama lain. Pastinya, jika pacarmu tulus menyayangimu maka dirinya akan selalu baik terhadapmu, tidak hanya kalau ada maunya saja. Inilah apa itu arti cinta sebenarnya.

8. Tidak Memandang Fisik dan Harta
Jika kamu benar-benar mencintai pasanganmu dengan tulus maka penampilan fisik dan harta seharusnya tidak menjadi masalah bagimu, begitupun sebaliknya. Kamu akan menerima pasanganmu dalam keadaan apapun, saat susah maupun senang. Inilah apa itu arti cinta sebenarnya. Namun jika kamu atau pasanganmu tidak merasa demikian maka kemungkinan besar kamu dan pasangan mungkin memiliki pemahaman yang berbeda mengenai apa itu arti cinta sebenarnya.

Demikianlah beberapa penjelasan dari apa itu arti cinta sebenarnya. Namun jika kamu masih bingung mengenai apa itu arti cinta sebenarnya maka kamu mungkin perlu kembali menelaah hubungan yang kamu jalani karena mungkin saja selama ini kamu berada di hubungan toxic yang membuatmu menjadi bingung untuk memutuskan dan tidak bisa mengerti apa itu arti cinta sebenarnya.

Bukan Cinta, Ini 5 Tanda Pasangan Terobsesi Padamu.

Ada sekat tipis antara mencintai secara tulus dengan terobsesi, sayangnya hal ini jarang disadari oleh banyak orang. Bahkan juga tidak disadari oleh orang yang melakukannya sendiri. Namun, hal tersebut dapat dibedakan jika kamu tahu tanda-tandanya. Intensitas antara orang yang mencintai secara tulus dengan terobsesi itu jelas berbeda.

Mungkin kamu akan merasa heran, tetapi pada faktanya memang ada sejumlah kasus yang menggambarkan posisi dimana seorang pria bisa terobsesi dengan pasangan perempuannya. Oleh karena itu, hal yang diharapkan pun berbeda. Pria yang terobsesi oleh pasangannya menganggap rasa cinta itu bukanlah hal yang paling utama.

Baginya, yang terpenting adalah bagaimana kamu tetap bersamanya dan dia terus bisa meluapkan emosi cintanya padamu. Responmu selebihnya tidak akan jadi masalah yang berarti untuknya. Tidak heran jika pria obsesif bisa melakukan segala cara agar pasangannya tetap bersamanya, bahkan cara yang berbahaya sekalipun.

Nah, menjadi penting untuk kamu tahu bagaimana cara membedakan pasangan yang tulus mencintai dengan yang terobsesi. Ini 5 tanda pasangan terobsesi padamu.

1. Memberikan Perhatian Tanpa Henti.

Tanda pasangan terobsesi padamu yang pertama ialah ketika ia memberikan perhatian tanpa henti. Memang sekilas nampak sebagai perwujudan rasa sayang dari pria kepada pasangannya, namun jika ini dilakukan tanpa henti dan terlalu intens, maka kamu patut curiga dan waspada.

Pasangan yang normal hanya akan memberikan perhatian secukupnya atau bisa lebih di kondisi-kondisi tertentu, seperti ketika kamu sedang sakit atau pada saat kalian merayakan suatu momen. Namun jika ia terus memberikan perhatian padamu tanpa henti setiap hari, bisa jadi sebenarnya ia terobsesi padamu. Ia terobsesi dan merasa bahagia saat berhasil memberikan perhatian tanpa henti padamu.

2. Mengikuti Semua Aktivitasmu Bahkan Tidak Segan Melakukan Stalking.

Berikutnya, tanda kedua bahwa pasangan terobsesi padamu adalah ketika ia selalu mengikuti semua aktivitasmu bahkan tidak segan melakukan stalking secara langsung maupun tidak langsung. Tentunya jika pasanganmu sudah melakukan hal ini, kamu perlu waspada dan berhati-hati karena apa yang telah dilakukannya sudah berada diluar dari batas normal.

Melakukan aktivitas sambil ditemani pasangan memang menyenangkan, namun beda cerita jika pasanganmu selalu mengikuti bahkan sampai membuatmu terganggu. Belum lagi tingkahnya yang men-stalking aktivitasmu di media sosial pasti sangat mengesalkan. Jika pasanganmu sudah melakukan hal tersebut, sebaiknya kamu berbicara dan mengutarakan bahwa kamu tidak suka dengan perlakuannya.

3. Membatasi Komunikasimu dengan Lawan Jenis.

Tanda ketiga bahwa pasangan terobsesi padamu adalah ketika ia mulai membatasi komunikasimu dengan lawan jenis secara membabi buta. Pasangan yang obsesif tidak akan mentolerir hal apapun yang membuatmu berkomunikasi dengan lawan jenis. Jika masih dalam batas normal, mungkin ini bisa jadi ekspresi rasa sayang dari pasangan. Namun, jika sudah berlebihan, maka itu tandanya dia terobsesi padamu.

Poinnya ada pada ketakutan terbesarnya ketika kamu berhubungan dengan lawan jenis. Jadi, ketika ia membatasi komunikasimu dengan lawan jenis, sebenarnya ia sedang menunjukkan rasa takutnya akan kehilanganmu. Akan tetapi, selalu ingat bahwa kita adalah makhluk sosial dan menjadi aneh ketika pasanganmu terus membatasi komunikasimu dengan lawan jenis tanpa ada alasan yang jelas.

4. Bersifat Manipulatif.

Selanjutnya, tanda lainnya yang menunjukkan bahwa pasangan terobsesi padamu ialah pada saat pasangamu bersifat manipulatif. Pada posisi ini ia tahu kelemahanmu dan memanfaatkannya agar kamu menjadi takut dan tidak pergi darinya. Ingat, jika pasanganmu sudah mampu melakukan hal ini, maka itu bukan tanda cinta tetapi tanda obsesi.

Pria yang mencintai pasangannya secara tulus akan mementingkan perasaan dan kenyamanan pasangannya, bukan malah memanfaatkan kelemahan pasangan. Tentunya sifat manipulatif juga menandakan bahwa hubunganmu bisa mengarah pada hubungan yang toxic.

5. Berani Membuat Ancaman.

Terakhir, tanda bahwa pasangan terobsesi denganmu adalah ketika ia mulai berani membuat ancaman padamu. Tidak hanya bersifat manipulatif, tetapi pasanganmu sudah berani mengancam, maka saat itu juga kamu perlu berhati-hati karena bisa saja ancaman tersebut benar akan dilakukannya.

Namun, bagian yang terpenting atau tandanya itu bukan berada pada apakah pasanganmu benar melakukan ancaman itu atau tidak, tetapi keberaniannya saat memberikan ancaman sudah menjadi bukti bahwa pasanganmu terobsesi. Untuk berjaga-jaga, jika pasanganmu sudah berani mengancam, maka sebaiknya kamu menjaga jarak darinya.

7 Tanda Anda Jatuh Cinta pada Orang yang Salah

 Saat jatuh cinta, mungkin banyak yang terlalu sibuk memikirkan baju apa yang akan dikenakan saat kencan, atau menyusun pesan manis yang akan dikirim ke pasangan. Tetapi, tanpa sadar melupakan hal penting lain yang menentukan keberhasilan sebuah hubungan.

Sebuah hubungan awalnya memang dipenuhi dengan hal-hal romantis dan menyenangkan. Namun, semua rasa gembira karena jatuh cinta terkadang justru akan menutupi tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa Anda telah jatuh cinta kepada orang yang salah.

Memastikan diri agar tidak terjebak dalam hubungan yang salah mungkin bukan hal mudah bagi sebagian orang. Hal itu bisa dikenai lewat sejumlah tanda. Berikut adalah tujuh tanda tersebut yang dirangkum dari akun YouTube Psych2Go.

1. Menahan Diri untuk Jujur di Depan Pasangan

Tanda pertama, saat sedang bersama pasangan, Anda cenderung menahan diri agar tidak mengatakan hal-hal yang membuatnya tersinggung atau bahkan marah. Ellen Bolin, seorang relationship coach profesional mengatakan dalam kondisi tersebut, Anda mungkin tidak ingin mengecewakan atau mengguncang hubungan yang telah Anda perjuangkan dengan pasangan.

Selain itu, Anda tanpa sadar terkesan terlalu berhati-hati saat berbicara dengannya dan mengkhawatirkan bagaimana reaksi pasangan terhadap perkataan, permintaan, atau perilaku Anda di depannya. Jika Anda merasa kesulitan untuk berkomunikasi secara bebas dengan pasangan, itu bisa menjadi pertanda buruk dan dapat mengakibatkan permasalahan yang lebih besar nantinya jika hubungan tetap dipertahankan.

2. Kelelahan Secara Emosional

Pakar kencan, Samantha Daniels mengungkapkan bahwa hubungan yang baik harusnya memberi energi lebih, bukan malah menguras energi. Tetapi, yang terjadi pada Anda adalah rasa lelah dan stres bertubi-tubi selama berhubungan. Anda terus-menerus merasa sedih dan terjebak dengan pasangan Anda sendiri. 

Itu tanda hubungan Anda tidaklah sehat. Tumbuhnya perasaan itu saat berada di dekat pasangan dapat menjadi salah satu tanda bahwa Anda jatuh cinta pada orang yang tidak tepat.

3. Tidak Merasa Aman.

Pernahkah mendapati pasangan melecehkan Anda secara verbal atau melakukan kekerasan fisik? Atau mungkin mengancam keselamatan Anda? Maka, hal terbaik yang harus dilakukan adalah keluar dari hubungan tak sehat itu.

Sangat penting untuk melakukan berbagai hal yang Anda perlukan untuk melarikan diri dari situasi yang menyakitkan tersebut. Kelilingilah diri Anda dengan orang yang benar-benar memedulikan keselamatan Anda.

Psikolog Craig Malkin menyatakan bahwa mayoritas korban kekerasan terlalu berpaku pada perlakuan positif dari pasangannya, seperti rasa sayang dan dapat diandalkan. Namun, bagaimana jadinya jika ternyata cinta tersebut selalu menyembunyikan rasa takut atau berujung menjadi hubungan yang tak sesuai harapan?.

4. Tidak Melihat Masa Depan Bersamanya

Saat Anda merasa akan lebih bahagia saat sedang tidak bersama dengan pasangan Anda, ini mungkin bisa menjadi tanda bahwa kalian bukanlah pasangan yang cocok. Bisa saja tujuan dan prinsip hidup Anda berbeda dengannya.

Anda perlu membedakan mana rasa cinta yang hanya bersifat sementara dan mana cinta yang akan bertahan lama. Hal ini akan membantu Anda memilih apakah harus bertahan atau meninggalkan hubungan tersebut.

5. Belum Pernah Bertemu Keluarga dan Teman.

Sudahkah pasangan Anda menemui keluarga dan teman Anda, atau sebaliknya? Jika belum, mungkin Anda atau dirinya memiliki perasaan belum yakin antarsatu dengan yang lain sehingga menghindari pertemuan dengan kerabat dekat masing-masing. Ini juga bisa mengindikasikan bahwa dia bukanlah orang yang terbaik untuk berada dalam kehidupan Anda.

6. Hanya Pikirkan Berkencan.

Penting untuk terus berusaha keras dalam mencapai tujuan hidup masing-masing. Jika pasangan Anda hanya mementingkan hubungan romantis dalam hidupnya tanpa ada kerja keras terhadap minat, pendidikan, atau karirnya, Anda harus mulai skeptis terhadapnya.

Jika pasangan Anda selalu menghindari percakapan tentang rencananya di masa depan, Anda perlu sedikit melangkah mundur dan pertanyakan kepada diri sendiri apakah pasangan Anda akan bertahan lama dalam hubungan yang Anda bangun bersamanya.

7. Anda Mulai Memikirkan Orang Lain

Penting untuk diketahui bahwa menyukai atau beranggapan ada orang lain yang lebih menarik dari pasangan Anda bukan semata-mata Anda perlu mencari pasangan baru secepatnya. Ada baiknya saat hal itu mulai terjadi, bicaralah dengan saling terbuka pada pasangan Anda.

Tanyakan kepada diri masing-masing, apakah ada perubahan dalam hubungan kalian, adakah yang perlu diperbaiki, dan hal-hal intim lainnya. Barulah kemudian temukan lagi hal-hal yang membuat Anda dan pasangan kembali jatuh cinta lagi. Penting untuk saling mengingatkan satu sama lain tentang hubungan yang telah terjalin, sebab komunikasi adalah salah satu kunci sukses untuk suatu hubungan.

Ini 7 Tanda-Tanda Kamu Menjalani Toxic Relationship.

Apa itu toxic relationship?

Dilansir dari Time.com, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang berbasis di California mengatakan toxic relationship adalah hubungan antara dua orang yang tidak saling mendukung, di mana ada konflik, di mana ada persaingan, di mana ada rasa tidak hormat dan kurangnya kekompakan. 

Ketika suatu hubungan menjadi toxic, setiap interaksi dalam hubungan itu bisa jadi terasa salah atau tidak pada tempatnya, serta dipenuhi dengan energi negatif yang membuat kedua pasangan tidak nyaman, marah, dan kecewa.

Mengapa hubungan yang sehat bisa menjadi toxic?

Hubungan yang sehat dipenuhi dengan cinta. Baik itu hubungan dengan teman baik, orang tua, atau pasangan. Hubungan seperti itu adalah sumber kebahagiaan.

Hubungan yang sehat juga dapat menghasilkan emosi yang membuat kamu merasa senang serta seakan siap menaklukkan dunia.

Jadi masuk akal jika semua orang yang memiliki hubungan sehat ingin melakukan apa saja semampu mereka, untuk menjaga hubungannya. Namun, dari waktu ke waktu, hubungan yang sehat bisa berubah menjadi berantakan.

Pasangan yang tampak seperti akan menghabiskan sisa hidupnya bersama-sama, akhirnya dapat berakhir dengan pertengkaran dan saling menyalahkan sehingga mengubah situasi yang sedang baik-baik saja menjadi sumber kebencian dan kepahitan.

Orang yang secara konsisten merusak atau membahayakan pasangannya baik sengaja maupun tidak, sering memiliki alasan untuk perilakunya, bahkan jika itu tidak ia sadari.

Alasan-alasan tersebut  bisa berada dalam hubungan antar pasangan, antar orangtua dan anak maupun antar teman. Mungkin saja penyebabnya karena ia tidak memiliki pola asuh yang mendukung dan penuh kasih sayang.

Penyebab lainnya bisa saja diintimidasi  saat masih berada di sekolah atau ia mungkin menderita gangguan kesehatan mental yang tidak terdiagnosis, seperti depresi, gangguan bipolar, gangguan makan, segala bentuk trauma. 

Adakah tanda-tanda dari sebuah toxic relationship?

Berikut ini telah kami rangkum tanda-tanda dari suatu hubungan yang toxic.

1. Saling menghindari.

Pasanganmu dulu suka menghabiskan waktu bersama dengan kamu, tetapi sekarang ia selalu mempunya beberapa alasan untuk tidak bertemu kamu dan menghindari satu sama lain.

Alih-alih ia merasa sedih dan gelisah karena ingin selalu bersama kamu. Pasanganmu justru merasa lega ketika kamu harus pergi selama beberapa hari dan tidak bersamanya.

2.Tidak merasa bahagia.

Kamu memiliki pendapat dan hal yang disukai maupun tidak sukai, tetapi kamu mendapati diri sendiri terus-menerus melakukan sesuatu hanya untuk menyenangkan pasangan, sebab kamu tidak ingin membuatnya tidak bahagia. 

Kamu sendiri merasa tidak bahagia, bahkan kamu mulai mempertanyakan semuanya dengan kalimat, “Ya Tuhan, bagaimana sekarang?”

3.Hal yang kamu lakukan selalu salah.

Pasangan kamu selalu memberikan kritik tentang segala hal. Setiap kali kamu melakukan sesuatu, ia akan menyalahkanmu jika tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan.  

Pasanganmu sering menuntut agar kamu bisa melakukan semua hal dengan lebih baik. Pada titik ini si Pasangan tidak tahu lagi bagaimana cara menghargai kamu.

4.Di matanya, kamu sudah tidak ada harga diri.

Kamu telah kehilangan jati dirimu dan dengan itu, kamu juga kehilangan harga dirimu. Bahkan kamu pun tidak ingat kapan terakhir kali kamu mengambil keputusan dalam suatu hal. Seluruh hidupmu yang sekarang adalah milik pasanganmu.

Pasangan kamu sering tidak menghormati kamu, terlebih ketika tidak ada perkelahian yang terjadi.

5.Drama tanpa henti.

Tidak peduli seberapa banyaknya drama tidak penting di hubunganmu, si Pasangan akan selalu  menemukan cara untuk memunculkan beberapa drama baru.

Drama di dalam hubungan dapat membuatmu menjadi frustrasi, takut, dan seakan ditahan. Hal tersebut, tidak pernah gagal membuat kamu merasa di dalam kondisi yang negatif.

Jika kamu merasa cemas, jengkel, atau bertengkar dengan pasangan secara rutin, pastinya kamu sedang mengalami drama dalam toxic relationship.

6.Pasanganmu mudah iri dan cemburu.

Kecemburuan dapat menyebabkan pengendalian perilaku, ancaman, atau bahkan kekerasan. Tetapi banyak yang sering mengira bahwa kecemburuan yang intens berarti si Pasangan benar-benar mencintai kamu.

Pada kenyataannya, jika pasanganmu merasa iri kepadamu dan selalu ingin tahu dimana kamu berada, jelas itu merupakan perilaku yang salah, bukan karena ia memang mencintaimu.

Misalnya, Alih-alih merayakan prestasi yang telah kamu capai, si Pasangan justru malah iri dan berharap ia bisa memiliki prestasi tersebut,  serta membuatmu merasa tidak enak kepadanya.

7.Kebohongan yang terus-menerus.

Hubunganmu telah dibumbui dengan banyak kebohongan kecil, yang disebabkan hanya karena pasanganmu tidak ingin membuang-buang waktu untuk menjelaskan yang sebenarnya kepada kamu atau bisa jadi ia hanya tidak ingin mengatakan kebenarannya.

Begitu kamu menemukan kebohongan maka akan sulit untuk kembali percaya dengan apa yang dikatakan pasangan kamu. Di titik ini, kamu mulai mempertanyakan apa yang ia katakan dan mulai mencari tahu apakah hal tersebut benar atau bohong.

Jika kamu merasakan salah satu dari tanda-tanda diatas, di dalam hubunganmu, sebaiknya kamu segera keluar dari hubungan tersebut. Jika perlu, kamu bisa meminta bantuan dari orang-orang terdekat. Semoga dapat membantu, ya!

Catat,ini 10 Tanda Pasangan Over Protektif.

Kasih sayang dalam hubungan dapat diungkapkan dengan berbagai cara. Komunikasi yang hangat, perhatian, perlindungan, dan pengorbanan adalah beberapa bentuk implementasi cinta. Sebagai perempuan, tentu ingin selalu dilindungi oleh cowok kita. Namun, apa jadinya jika dia over protektif yang akhirnya jadi mengekang segala keinginan.

Pria yang over protektif bahkan selalu ingin tahu setiap kegiatan pasangannya. Sikap ini membuat tidak nyaman dan justru ingin menjauh darinya. Apakah pasanganmu termaksuk pria over protektif? Coba cek tanda-tandanya seperti dikutip dari laman Boldsky, berikut ini.

1. Mengintimidasi
Dia akan menanyakan dengan detail apa saja kegiatanmu hari ini, bersama siapa, di mana, dan melakukan apa. Kalau masih belum yakin, dia bakal mengecek langsung dan membuktikan apakah perkataanmu benar atau bohong. Orang seperti ini mengintimidasi pasangannya dan membuat mereka tidak nyaman.

2. Kepo
Dia akan mencari celah saat kamu lupa di mana meletakkan ponsel. Kemudian dia akan memeriksa panggilan telepon dan pesan untuk mengetahui dengan siapa saja kamu berkomunikasi, kapan, dan berapa lama. Bahkan ketika kamu sedang menelepon seseorang, dia akan menguping dan mencari tahu apa yang kalian perbincangkan.

3. Komentar soal penampilan
Dia mulai mengomentari pakaian yang kamu kenakan. Warnanya terlalu terang, modelnya kurang pantas, aksesorisnya tidak cocok, dan banyak lagi penilaian dia terhadap penampilanmu. Jika sudah kelewatan, dia akan langsung menyuruhmu mengenakan sesuatu yang sesuai dengan kehendaknya.

4. Agresif
Ketika kalian sedang bersama dengan teman-teman, dia tak akan membiarkan siapapun mencandaimu atau membuat lelucon tentangmu. Jika ada yang berani melakukan itu, dia tak segan balik membalas dengan lebih kasar.

5. Merasa paling benar
Ini adalah tanda yang sangat umum pada cowok over protektif. Dia merasa paling benar dalam segala hal, dan membuatmu inferior atau merasa rendah diri.

6. Cemburu buta
Dia sangat cemburu dan terus menanyakan cintamu kepadanya. Menagih cinta adalah salah satu caranya untuk memastikan apakah kamu masih mencintainya atau tidak. Dan, jangan harap kamu bisa punya teman, selain dia. Sebab semua orang yang dekat denganmu akan membuatnya cemburu.

7. Aku yang pertama dan utama
Dia selalu ingin mendapat perhatian darimu. Jika sambungan telepon dan pesan yang dia kirim tidak segera direspons, dia akan marah-marah tanpa peduli betapa sibuknya kamu. Pokoknya dia ingin kamu menjadikannya yang pertama dan utama di atas segala hal.

8. Sensitif
Tak ada orang yang boleh dekat denganmu, selain dia. Sifat sensitifnya melebihi apa yang kamu bayangkan dan itu membuatmu tak punya teman.

9. Dia selalu ada di sampingmu
Dia tak akan membiarkanmu seorang diri. Baginya ini menjadi bentuk perhatian, sedangkan buat kamu cara ini berlebihan. Memang asyik jika ditemani orang terkasih ke manapun pergi, tapi kalau terus-terusan begitu, kamu tak akan punya kesempatan untuk lepas darinya, walau sejenak.

10. Kamu selalu salah
Apapun yang kamu lakukan selalu salah baginya. Masih berkaitan dengan poin 5 di atas, menempatkanmu pada posisi yang salah akan menguatkan eksistensinya dalam kehidupanmu.