Nih 5 Pertanyaan Cewek yang Biasanya Susah Dijawab Cowok.

Jakarta – Gaya berkomunikasi cowok dan cewek itu berbeda banget, kita semua setuju itu. Apa yang ada dalam benak cewek dan apa yang akhirnya terungkap bisa sangat bertolak belakang.

Padahal, cowok memang bukan ditakdirkan untuk pintar menebak maksud terselubung dari perkataan cewek. Alhasil kalau salah bereaksi jadinya malah bikin ribut.

Untuk kamu, berikut sederet pertanyaan yang sebaiknya stop kamu tanyakan ke pasangan.

1. Baju Ini Bagus Nggak Buat Aku?.

Ketika cewek bertanya seperti ini, biasanya tidak akan puas hanya dengan jawaban “Bagus, kok.” Pasti kalian para cewek akan lanjut dengan pertanyaan berikutnya, “Beneran?” atau beralih ke baju lain dan bertanyaan pertanyaan yang sama.

“Kalau yang ini, gimana?” Nah, situasi ini yang akan membuat para cowok “terjepit”. Padahal dalam benak cowok, jawabannya hanya ada dua, bagus atau nggak bagus. Lebih baik kamu bertanya lebih spesifik, “Baju ini cocok nggak buat acara kita malam ini.”

2. Aku Gemukan Ya?

Nah ini pertanyaan menjebak namanya, ladies. Apapun jawaban yang diberikan cowok kamu pasti akan salah. Betul, nggak?

Kalau kalian memang bener-bener pengen tahu gemukan atau nggak, simple aja, tinggal naik ke atas timbangan dan lihat berapa berat badanmu sekarang.

3. Aku Sama Cewek Itu Cantikan Siapa?

Maksud hati pengen dipuji dengan jawaban, “Ya jelas cantikan kamu, lah,” tapi kalau kamu bertanya ini sama cowok, bisa jadi dia bakalan jawab dengan jujur dan kamu mungkin tidak akan suka dengan jawabannya.

Alih-alih mencoba fishing compliments, kamu bisa duluan memuji cowokmu dan berharap dia akan balik memujimu.

4. Kamu Lagi Ada Masalah Apa?

Cowok adalah makhluk yang paling sulit mendeskripsikan perasaannya. Bagi cowok, masalah seharusnya dihadapi dan diselesaikan, bukan diceritakan.

Beda sama cewek. Cewek sangatlah komunikatif dalam menjelaskan situasi hatinya. Salah satu cara cewek menyelesaikan masalahnya adalah dengan menceritakannya pada orang lain.

Kalau cowok kamu terlihat diam dan bingung karena sedang punya masalah berat, cukup sampaikan ke dia begini, “Kalau kamu perlu bantuanku, bilang aja ya.” Cowok akan menceritakan masalahnya ketika benar-benar siap untuk bicara dan perlu bantuan orang lain.

5. Kamu Cinta Nggak Sama Aku?

Ya jelas cinta lah, guys. Kalau cowok udah nggak cinta sama kamu, dia tidak akan bertahan dalam hubungan itu.

Cowok umumnya logis dan sangat praktis dalam hal ini. Kalau kalian masih bersama artinya dia masih sayang sama kamu. Cowok cenderung mengungkapkan perasaannya dengan perbuatan daripada kata-kata.

Kalau dia bersedia nungguin kamu dandan 1 jam, menemani kamu muterin satu mall hanya untuk cari sepasang sepatu, atau dengan rela hati ikut merawat anjing kesayanganmu, bisa dipastikan perasaannya masih utuh sama kamu.

Mengapa Cinta Pertama Susah Dilupakan, Ini Alasan Medisnya

https://myquestionsaboutlove.com – Tak sedikit film atau lagu yang mengangkat tema tentang cinta pertama. Karena katanya, cinta pertama itu tidak akan pernah terlupakan alias selalu bikin gagal move on! Dengan demikian, meski kisah percintaan Anda itu sudah lama sekali berlalu, tetapi sangat mudah untuk mengingatnya kembali.

Tidak dimungkiri, fenomena-fenomena tersebut memang sering terjadi. Saking seringnya, banyak yang mengatakan bahwa nama orang dan memori yang terjadi saat berkencan dengan cinta pertama akan selalu terukir di otak sehingga bisa membuat Anda terbawa perasaan saat memikirkannya.

Anggapan itu memang tidak sepenuhnya salah. Sebab, saat merasa tertarik dan jatuh cinta pada seseorang, Anda menjadi lebih antusias daripada biasanya. Anda menjadi ingin banyak tahu tentang si dia dan selalu ingin berada di dekatnya. Kondisi tersebut disebabkan oleh otak yang terus memproduksi hormon dopamin, adrenalin dan norepinefrin yang membuat Anda lebih waspada atau peka.

Ketika Anda bersama dengan orang yang disukai atau setidaknya hanya memikirkan si tambatan hati, otak akan membacanya sebagai bentuk kenikmatan. Pada akhirnya, otak akan terus memerintahkan Anda untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Jadi, sudah tahu ‘kan mengapa saat jatuh cinta rasanya selalu indah? Itu karena memang otak ikut memainkan peran dalam menciptakan hormon-hormon sensitif dan kenikmatan.

Penyebab cinta pertama susah dilupakan

Lalu, bagaimana dengan cinta pertama yang sulit dilupakan? Bagaimana otak memengaruhi hal tersebut sehingga Anda sulit melupakannya?

Sebenarnya, tanpa mengaitkannya dengan fungsi otak, Anda menyetujui bahwa apapun yang dilakukan pertama kali pasti akan lebih mudah diingat. Sehingga, selain masalah otak, sensasi pertama juga berperan penting di sini.

Ketika Anda jatuh cinta, semua memori tersimpan dalam area sensorik otak. Saat mencium sebuah aroma atau mendengarkan lagu, Anda mungkin langsung teringat pada cinta pertama. Pasalnya, saraf penciuman dan pendengaran terletak sangat dekat dengan amigdala.

Dikatakan oleh dr. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, amigdala adalah organ kecil di dalam otak yang berbentuk seperti kacang. Organ ini mampu mengatur ingatan yang berkaitan dengan emosi, termasuk rasa takut dan senang.

Karenanya, bila Anda mencium aroma minyak wangi seperti yang dipakai oleh si mantan, atau mendengar lagu tertentu yang berkaitan dengan si dia, akan timbul lagi suatu ingatan dan perasaan, yang berkaitan dengan orang tersebut.

Gejolak Hormon

Tak berhenti di situ, cinta pertama juga biasanya dialami oleh remaja yang sedang terpengaruh gejolak hormon. Apa pun yang dipengaruhi oleh gejolak hormon biasanya memang akan lebih berkesan. Bahkan, sebuah penelitian yang meminta sekelompok lansia untuk menceritakan mengenai ingatan sepanjang hidup, sebagian besar dari mereka justru menjawab tentang pengalaman cinta pertama!

Cinta pertama sulit dilupakan karena ada beberapa saraf yang letaknya sangat dekat dengan organ pengatur ingatan alias amigdala. Memang, tak ada yang menjamin bahwa Anda akan mengalami kebahagiaan atau rasa sakit seperti saat pertama kali jatuh cinta. Namun, Anda disarankan untuk tidak berhenti mencintai, khususnya pada orang yang diyakini menjadi teman hidup.

Sementara itu dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter mengatakan bahwa jatuh cinta bisa memberikan manfaat kesehatan. Misalnya, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa nyeri, dan menstabilkan tekanan darah maupun frekuensi denyut nadi sehingga jantung lebih sehat. Jadi, walau Anda masih suka teringat cinta pertama, jangan sampai membuat hidup ‘berhenti’ dan kapok jatuh cinta, ya!