Masih Mungkin Memperbaiki Toxic Relationship dengan 5 Langkah Ini.

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa masih mungkin untuk memperbaiki toxic relationship? Jawabannya, ya masih mungkin.

Toxic relationship masih bisa diperbaiki, dengan cara mengenali jenis toxic relationship itu sendiri. Ini  adalah kunci untuk memahami apakah hubungan tersebut masih bisa diperbaiki atau tidak.

1. Mengakui bahwa hubungan tersebut beracun.

Untuk memperbaiki toxic relationship, kedua pihak di dalamnya harus bersedia mengakui bahwa hubungan tersebut beracun. Jika hanya 1 pihak saja yang melihatnya, toxic relationship tidak akan dapat diperbaiki.

2. Mengakui kesalahan diri sendiri.

Bagian penting dari memperbaiki toxic relationship adalah kesediaan untuk mengakui kesalahan diri sendiri. Kedua pihak harus sama-sama mengakui kekurangan dan kesalahan masing-masing.

Tidak mau mengakui kesalahan masing-masing akan membuat segala hal dalam hubungan tetap sama. Tanpa mengakui kesalahan masing-masing, tidak ada yang berubah dalam sebuah hubungan.

3. Bersedia berubah.

Bagi banyak orang, membuat perubahan adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Sayangnya, perubahan juga harus dilakukan oleh kedua pihak di dalam hubungan untuk dapat memperbaiki toxic relationship.

4. Sadari bahwa ini akan memakan waktu.

Sayangnya, toxic relationship tidak dapat diubah hanya dalam semalam. Perubahan membutuhkan waktu lama.

Selain itu, perilaku dan kebiasaan yang tertanam dalam diri seseorang dan hubungan sulit untuk dihancurkan. Seringkali, memperbaiki toxic relationship melibatkan 2 langkah maju dan 1 langkah mundur.

5. Bersedia mendapatkan bantuan profesional.

Bagi banyak orang, prospek mendapatkan bantuan profesional adalah hal yang menakutkan. Berbagi masalah dengan orang asing, mengungkapkan hal-hal yang memalukan, dan khawatir dihakimi cenderung menjauhkan orang-orang dari bantuan yang sebenarnya mereka butuhkan.

Ini Arti Cinta Sebenarnya, Tanda Cinta Sejati.

Rasa cinta adalah perasaan yang bisa dirasakan oleh semua orang, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Masing-masing orang mungkin memiliki pemahaman yang berbeda-beda tentang apa itu arti cinta sebenarnya. Hal ini seringkali membuat bingung dan bertanya-tanya mengenai apa itu arti cinta sebenarnya. Kalau kamu sendiri, apakah kamu masih bingung dengan apa itu arti cinta sebenarnya? Jika iya, penjelasan di bawah ini mungkin dapat membantumu untuk lebih memahami apa itu arti cinta sebenarnya. Berikut ini arti cinta sebenarnya, yang merupakan tanda si dia cinta sejati:

1. Senang Memiliki Waktu Bersama Namun Tetap Menghargai Waktu Pribadi Pasangan.

Tidak semua orang benar-benar memahami apa itu arti cinta sebenarnya. Jika kamu salah satu orang yang berpikiran bahwa jika sang pacar menghabiskan waktunya dengan para sahabatnya dan tidak denganmu maka berarti orang tersebut tidak mencintaimu berarti kamu memiliki pemahaman yang salah mengenai apa itu arti cinta sebenarnya. Kamu perlu tahu bahwa sang pacar juga memiliki kehidupan pribadinya sendiri dan tidak selalu tentang kamu, begitupun sebaliknya. Kalian berdua harus sama-sama bisa membagi waktu dan menghargai waktu pribadi kalian masing-masing dan inilah apa itu arti cinta sebenarnya. Kamu dan pasangan harus bisa membagi waktu yang seimbang antara waktu kalian bersama, dengan waktu untuk bersama teman, sahabat, dan keluarga. Jadikan jarak bukan sebagai penghalang dari hubungan kalian dan itulah apa arti cinta sejati sebenarnya.

2. Kalian Saling Menghargai Pendapat Satu Sama Lain.

Bisa saling menghargai pendapat satu sama lain adalah apa itu arti cinta sebenarnya. Setiap orang pastinya ingin didengarkan, terutama saat orang tersebut sedang mengungkapkan pandangan dan tujuannya, sama seperti kamu dan pasanganmu. Tidak ada orang yang ingin dihiraukan dan tidak dipedulikan. Oleh karena itu sikap saling menghargai pendapat dan tidak egois sangatlah penting. Kamu dan pasangan mungkin sesekali akan memiliki pendapat yang berbeda namun jangan jadikan hal tersebut sebagai salah satu sumber perpecahan di antara kalian. Inilah apa itu kekuatan cinta sejati. Dengan kamu menghargai pendapat pasangan dan begitupun sebaliknya, hubungan kalian bisa semakin langgeng.

3. Perasaanmu Mengatakan Bahwa Dialah Orangnya.

Banyak pasangan yang mengatakan bahwa saat awal bertemu, mereka merasakan perasaan akrab satu sama lain. Perasaan ini datang begitu saja dari dalam hatimu dan itulah apa itu arti cinta sebenarnya. Biasanya perasaan bisa menjadi selalu benar, terutama dalam hal menentukan apa itu arti cinta sejati. Jika kamu telah bertemu dengan orang yang tepat, maka kamu bisa merasakan seolah kamu memiliki kedekatan dengannya dan hal ini akan membuatmu selalu merasa nyaman saat berada di dekatnya. Inilah makna cinta yang tulus.

4. Kamu Membiarkan Perasaan dan Dirimu Menjadi Rentan Saat Bersamanya.
Makna dari cinta sejati yang sebenarnya adalah kamu rela membiarkan perasaanmu menjadi rentan saat bersama dengan dirinya. Kamu tahu bahwa banyak kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi jika kamu tulus mencintai dan menjalin hubungan dengannya, namun kamu tetap melanjutkannya. Selain itu, kamu juga merasa nyaman saat mengungkapkan rahasia-rahasiamu kepadanya dan membuat dirimu semakin rentan. Misalnya, kamu justru merasa nyaman saat menceritakan ketakutan-ketakutanmu dan kesedihan yang kamu alami karena kamu tahu dirinya bisa dipercaya dan tidak akan menggunakan informasi-informasi tersebut untuk balik menyerangmu. Ini adalah apa itu arti cinta sebenarnya.

5. Tidak Masalah Untuk Melakukan Hal yang Membosankan Bersamanya

Hal ini mungkin terdengar sedikit aneh tetapi jika kamu merasa baik-baik saja saat harus melakukan hal yang membosankan bersama pasanganmu, seperti dengan tidak melakukan apa-apa sama sekali, maka inilah apa itu arti cinta sebenarnya. Sangat mudah untuk jatuh cinta dengan seseorang saat kalian berdua melakukan hal-hal baru yang mengasyikkan bersama, tetapi tidak dalam kondisi ini. Namun jika kamu merasa baik-baik saja dan memilih untuk tetap bersama pasanganmu dalam kondisi apapun, dan begitupun sebaliknya maka inilah apa itu arti cinta sebenarnya.

6. Tidak Saling Menyalahkan Saat Bertengkar.

Setiap hubungan pasti pernah mengalami pertengkaran. Pertengkaran yang muncul akibat perbedaan pendapat yang dimiliki adalah hal yang wajar, namun yang terpenting adalah cara kalian berdua menangani masalah tersebut dan itulah apa itu arti cinta sebenarnya. Saat perbedaan pendapat muncul, maka kamu dan pasangan tidak bersikap saling menyalahkan. Kamu dan pasangan akan mencari solusinya bersama-sama dan membicarakan hal ini dengan baik sehingga dapat membuat hubungan kalian menjadi lebih dekat. Inilah apa itu arti cinta sebenarnya.

7. Saling Menyayangi.

Saling menyayangi dan mencintai adalah yang terpenting dari apa itu arti cinta sesungguhnya. Perasaan ini bisa terlihat dari perlakuanmu dan juga perlakuan sang pacar. Jika seseorang tulus mencintai maka dia pasti akan memperlihatkannya, tidak hanya melalui perkataannya saja tetapi juga dengan tindakannya. Hal ini yang akan menciptakan kenyamanan antara satu sama lain. Pastinya, jika pacarmu tulus menyayangimu maka dirinya akan selalu baik terhadapmu, tidak hanya kalau ada maunya saja. Inilah apa itu arti cinta sebenarnya.

8. Tidak Memandang Fisik dan Harta
Jika kamu benar-benar mencintai pasanganmu dengan tulus maka penampilan fisik dan harta seharusnya tidak menjadi masalah bagimu, begitupun sebaliknya. Kamu akan menerima pasanganmu dalam keadaan apapun, saat susah maupun senang. Inilah apa itu arti cinta sebenarnya. Namun jika kamu atau pasanganmu tidak merasa demikian maka kemungkinan besar kamu dan pasangan mungkin memiliki pemahaman yang berbeda mengenai apa itu arti cinta sebenarnya.

Demikianlah beberapa penjelasan dari apa itu arti cinta sebenarnya. Namun jika kamu masih bingung mengenai apa itu arti cinta sebenarnya maka kamu mungkin perlu kembali menelaah hubungan yang kamu jalani karena mungkin saja selama ini kamu berada di hubungan toxic yang membuatmu menjadi bingung untuk memutuskan dan tidak bisa mengerti apa itu arti cinta sebenarnya.

Punya Hobi Bersebrangan dengan Pasangan Justru Jadi Kunci Pernikahan Bahagia.

Banyak faktor yang mampu membangun pernikahan bahagia. Mulai dari menjalin komunikasi yang terbuka dan jujur hingga punya hobi yang sama. Tapi benarkah hanya punya hobi yang sama saja yang bisa membuat pernikahan bahagia?

Lalu bagaimana dengan yang punya hobi berbeda? Nyatanya, penelitian membuktikan bahwa punya hobi yang berbeda bisa menciptakan kehidupan cinta yang lebih menyenangkan dan bahagia.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Marriage and Family tahun 2004 menemukan bahwa pasangan suami-istri yang memiliki hobi berbeda dan terpisah justru memiliki kebahagiaan pernikahan yang lebih menakjubkan.

Pernikahan bahagia jika punya hobi berbeda.

Alasan kuncinya adalah, keduanya menciptakan kehidupan pribadi mereka sendiri tanpa gangguan pasangannya. Baik suami maupun istri akan lebih menikmati waktu ‘me time’ mereka dengan baik ketika tidak didampingi satu sama lain.

Peneliti menemukan bahwa antara korelasi antara menemani pasangan dan kepuasan hidup secara pribadi justru tidak begitu baik ketika digabungkan. Setiap orang justru lebih puas dan menikmati waktunya sendirian melakukan hobinya masing-masing tanpa saling mengganggu, karena bagaimana pun selera setiap orang terhadap kegiatan yang menurut mereka menyenangkan bisa sangat berbeda.

Intinya, apa pun hobimu dan hobi pasanganmu, pastikan kalian memiliki waktu menikmati itu tanpa saling mengusik ya. Ketika pasangan suami-istri tidak memiliki keluhan karena ia tak bisa melakukan apa yang ia suka, maka semakin baik tingkat kebahagian mereka dalam pernikahan.

Bukan Cinta, Ini 5 Tanda Pasangan Terobsesi Padamu.

Ada sekat tipis antara mencintai secara tulus dengan terobsesi, sayangnya hal ini jarang disadari oleh banyak orang. Bahkan juga tidak disadari oleh orang yang melakukannya sendiri. Namun, hal tersebut dapat dibedakan jika kamu tahu tanda-tandanya. Intensitas antara orang yang mencintai secara tulus dengan terobsesi itu jelas berbeda.

Mungkin kamu akan merasa heran, tetapi pada faktanya memang ada sejumlah kasus yang menggambarkan posisi dimana seorang pria bisa terobsesi dengan pasangan perempuannya. Oleh karena itu, hal yang diharapkan pun berbeda. Pria yang terobsesi oleh pasangannya menganggap rasa cinta itu bukanlah hal yang paling utama.

Baginya, yang terpenting adalah bagaimana kamu tetap bersamanya dan dia terus bisa meluapkan emosi cintanya padamu. Responmu selebihnya tidak akan jadi masalah yang berarti untuknya. Tidak heran jika pria obsesif bisa melakukan segala cara agar pasangannya tetap bersamanya, bahkan cara yang berbahaya sekalipun.

Nah, menjadi penting untuk kamu tahu bagaimana cara membedakan pasangan yang tulus mencintai dengan yang terobsesi. Ini 5 tanda pasangan terobsesi padamu.

1. Memberikan Perhatian Tanpa Henti.

Tanda pasangan terobsesi padamu yang pertama ialah ketika ia memberikan perhatian tanpa henti. Memang sekilas nampak sebagai perwujudan rasa sayang dari pria kepada pasangannya, namun jika ini dilakukan tanpa henti dan terlalu intens, maka kamu patut curiga dan waspada.

Pasangan yang normal hanya akan memberikan perhatian secukupnya atau bisa lebih di kondisi-kondisi tertentu, seperti ketika kamu sedang sakit atau pada saat kalian merayakan suatu momen. Namun jika ia terus memberikan perhatian padamu tanpa henti setiap hari, bisa jadi sebenarnya ia terobsesi padamu. Ia terobsesi dan merasa bahagia saat berhasil memberikan perhatian tanpa henti padamu.

2. Mengikuti Semua Aktivitasmu Bahkan Tidak Segan Melakukan Stalking.

Berikutnya, tanda kedua bahwa pasangan terobsesi padamu adalah ketika ia selalu mengikuti semua aktivitasmu bahkan tidak segan melakukan stalking secara langsung maupun tidak langsung. Tentunya jika pasanganmu sudah melakukan hal ini, kamu perlu waspada dan berhati-hati karena apa yang telah dilakukannya sudah berada diluar dari batas normal.

Melakukan aktivitas sambil ditemani pasangan memang menyenangkan, namun beda cerita jika pasanganmu selalu mengikuti bahkan sampai membuatmu terganggu. Belum lagi tingkahnya yang men-stalking aktivitasmu di media sosial pasti sangat mengesalkan. Jika pasanganmu sudah melakukan hal tersebut, sebaiknya kamu berbicara dan mengutarakan bahwa kamu tidak suka dengan perlakuannya.

3. Membatasi Komunikasimu dengan Lawan Jenis.

Tanda ketiga bahwa pasangan terobsesi padamu adalah ketika ia mulai membatasi komunikasimu dengan lawan jenis secara membabi buta. Pasangan yang obsesif tidak akan mentolerir hal apapun yang membuatmu berkomunikasi dengan lawan jenis. Jika masih dalam batas normal, mungkin ini bisa jadi ekspresi rasa sayang dari pasangan. Namun, jika sudah berlebihan, maka itu tandanya dia terobsesi padamu.

Poinnya ada pada ketakutan terbesarnya ketika kamu berhubungan dengan lawan jenis. Jadi, ketika ia membatasi komunikasimu dengan lawan jenis, sebenarnya ia sedang menunjukkan rasa takutnya akan kehilanganmu. Akan tetapi, selalu ingat bahwa kita adalah makhluk sosial dan menjadi aneh ketika pasanganmu terus membatasi komunikasimu dengan lawan jenis tanpa ada alasan yang jelas.

4. Bersifat Manipulatif.

Selanjutnya, tanda lainnya yang menunjukkan bahwa pasangan terobsesi padamu ialah pada saat pasangamu bersifat manipulatif. Pada posisi ini ia tahu kelemahanmu dan memanfaatkannya agar kamu menjadi takut dan tidak pergi darinya. Ingat, jika pasanganmu sudah mampu melakukan hal ini, maka itu bukan tanda cinta tetapi tanda obsesi.

Pria yang mencintai pasangannya secara tulus akan mementingkan perasaan dan kenyamanan pasangannya, bukan malah memanfaatkan kelemahan pasangan. Tentunya sifat manipulatif juga menandakan bahwa hubunganmu bisa mengarah pada hubungan yang toxic.

5. Berani Membuat Ancaman.

Terakhir, tanda bahwa pasangan terobsesi denganmu adalah ketika ia mulai berani membuat ancaman padamu. Tidak hanya bersifat manipulatif, tetapi pasanganmu sudah berani mengancam, maka saat itu juga kamu perlu berhati-hati karena bisa saja ancaman tersebut benar akan dilakukannya.

Namun, bagian yang terpenting atau tandanya itu bukan berada pada apakah pasanganmu benar melakukan ancaman itu atau tidak, tetapi keberaniannya saat memberikan ancaman sudah menjadi bukti bahwa pasanganmu terobsesi. Untuk berjaga-jaga, jika pasanganmu sudah berani mengancam, maka sebaiknya kamu menjaga jarak darinya.

5 Alasan Self Love adalah Cara Terbaik Menemukan Cinta Sejati.

Percayakah kamu bahwa self love bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menemukan cinta sejati? Tidak dengan berpura-pura menjadi seseorang yang bukan kamu dan menempatkan orang lain sebagai diri sendiri.

Dilansir dari yourtango.com, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa self love bisa menjadi cara terbaik menemukan cinta sejati. Penasaran?

1. Self love itu alami.

Self love pada dasarnya adalah hal termudah untuk dilakukan. Jadilah diri sendiri dan lakukan yang tidak dapat dilakukan oleh orang lain.

Sebaliknya, berpura-pura menjadi orang lain itu membutuhkan energi yang sangat besar. Kamu harus berbohong tentang apapun, ini bukan self love, dan jelas kebohongan bukan landasan dari cinta sejati yang kamu inginkan, bukan?

2. Kamu membangun hubungan dengan tepat sejak awal.

Self love akan membantumu mengembangkan harapan untuk masa depan. Hubungan apapun yang tidak didasari dengan self love cenderung tidak akan bisa bertahan lama.

3. Kejujuran adalah kunci dari setiap hubungan

Salah satu bagian terpenting dari hubungan apapun adalah kejujuran. Tanpa adanya kepercayaan, hubungan akan gagal.

Memulai hubungan tanpa adanya self love, cenderung akan mengarah pada ketidakjujuran. Self love akan menunjukkan hal-hal seperti kepribadian, kebiasaan, atau tanggung jawabmu sebagai pribadi.

Jadi, cara terbaik untuk menemukan cinta sejati adalah self love. Mulailah sebuah hubungan dengan dasar yang sehat dan kuat.

4. Kamu akan merasa lebih baik tentang diri sendiri.

Sangat mudah membenci diri sendiri, sedang menganggap diri sendiri sebagai sosok yang patut dicintai mungkin membutuhkan sedikit perjuangan. Self love pada akhirnya akan mengarahkanmu menjadi diri sendiri dan menarik orang-orang yang memang pantas bersamamu.

5. Kamu menjaga lingkup pertemananmu.

Salah satu risiko terbesar untuk tidak mencintai diri sendiri adalah kamu tidak akan menemukan orang-orang yang bisa mencintaimu. Selalu mulailah dari diri sendiri, bahkan untuk menemukan cinta sejati sekalipun.

Begini Sikap Pria saat Cemburu Padamu Berdasarkan 12 Zodiak.

Sama halnya ketika perempuan susah dimengerti ketika cemburu, begitu pula pria saat cemburu. Banyak perempuan tak sadar ketika pasangannya cembruu. Berdasarkan zodiak, seperti ini sikap pria ketika ia sedang cemburu.

1. Aries.

Ketika cemburu pria Aries berubah tidak seperti dirinya sendiri. Sejak awal dia memang bukan tipe yang lembut dan tenang, tapi ketika cemburu ia bisa jadi sangat kekanak-kanakan dan gampang berubah mood.

2. Taurus.

Ketika tidak cemburu, pria Taurus bisa sangat manis dan penuh cinta. Tapi jika cemburu ia bisa sangat cerewet, bertanya banyak hal dan berusaha menyembunyikan bahwa ia sedang sangat kesal.

3. Gemini.

Pria Gemini cukup jarang cemburu tapi jika cemburu, ia akan mendiamkanmu cukup lama. Padahal ia tipe yang suka bicara tapi ia akan menenangkan hatinya sebelum membicarakan apa yang membuatnya cemburu padamu.

4. Cancer.

Pria Cancer memang cukup sering mood swing setiap harinya namun ketika cemburu, mood swing-nya bisa dua kali lipat lebih terlihat. Jangan heran jika ia cemberut atau susah diajak bicara ketika cemburu.

5. Leo.

Pria Leo yang tidak cemburu akan tampak penuh cinta dan penyayang. Tapi ia akan berusaha tampak tidak cemburu ketika cemburu. Ia jadi lebih mengesalkan dan bahkan sikapnya kasar. Ia pria yang penuh drama.

6. Virgo.

Cemburu adalah perasaan yang membingungkan bagi pria Virgo yang penuh logika. Ia tak ingin peduli tapi nyatanya ia akan sangat kepikiran. Sikapnya mungkin agak aneh karena ia berusaha menyembunyikannya.

7. Libra.

Libra akan menggunakan rasa cemburunya agar bisa lebih dekat dengannya. Ia akan menunjukkan ia butuh perhatian, sedang tak enak badan atau mencoba menghentikan apa pun kegiatanmu agar kamu hanya fokus padanya.

8. Scorpio.

Pria Scorpio sangat mudah cemburu dan itu terlihat cukup jelas. Mulai dari pertanyaannya yang semakin banyak, raut wajahnya yang berubah kesal dan kata-katanya yang agak tajam. Reaksinya mudah ditebak.

9. Sagitarius.

Satu hal yang dibenci pria Sagitarus dalam hal cinta adalah rasa cemburu karena ia bingung harus menyikapinya seperti apa. Ketika ia sadar sedang cemburu ia berusaha bersikap santai meski hatinya panas.

10. Capricorn.

Ketika kamu menyinggung apakah ia cemburu, pria Capricorn akan mengelak dengan kalimat “Siapa juga yang cemburu, apanya yang bisa dicemburui?” Ia tipe yang tak suka tertangkap basah sedang cemburu berat.

11. Aquarius.

Aquarius tidak suka merasa cemburu karena itu bertentangan dengan semua yang dia yakini dalam cinta, yaitu kebebasan dan kebahagiaan hati. Nyatanya, ia bisa sangat kesal jika kamu dekat dengan pria lain.

12. Pisces.

Saat cemburu, ia merasa perlu bersaing dengan sesuatu yang sedang kamu kerjakan. Ia jarang cemburu dengan pria lain karena ia percaya padamu, tapi bisa sangat sensitif dan menganggap dirinya tidak layak jadi pasanganmu saat kamu dekat pria lain.

Nah, sekarang sudah tahu kan bagaiaman jika seorang pria sedang cemburu padamu? Cek apakah pasangan juga bersikap seperti itu.

Ini Alasan Pasangan Suami Istri Jadi Mirip setelah Menikah Lama, Menurut Studi.

Pernahkah kamu melihat pasangan suami istri yang dulunya sangat berbeda tapi entah mengapa setelah bertemu baru-baru ini mereka jadi tampak mirip. Ternyata ini bukan hanya perasaanmu saja lho.

Pasangan suami istri yang sudah menjalani pernikahan bersama selama bertahun-tahun lamanya kemungkinan akan punya kemiripan, dan itu sudah dibuktikan banyak penelitian.

Salah satu penelitian yang dimuat dalam New York Times, dilakukan oleh Robert Zajonc, psikolog di University of Michigan menemukan bahwa foto wajah pasangan yang menikah selama bertahun-tahun menunjukkan kemiripan terhadap satu sama lain.

Pasangan suami istri jadi mirip setelah menikah lama.

Pasangan yang pada awalnya tidak memiliki kemiripan tertentu di wajah ketika awal menikah, menjadi mirip terhadap satu sama lain setelah 25 tahun. Meskipun kemiripan itu tidak terlihat sangat drastis, namun ada banyak alasan mengapa suami istri jadi terlihat mirip ketika hidup bersama selama sekian tahun.

Salah satu alasan mereka menjadi mirip adalah karena mereka berbagi perasaan atau emosi yang sama selam hidup bersama. Mereka tersenyum, berjalan, bersikap, berbicara dan bahkan menunjukkan ekspresi wajah yang sama ketika menanggapi sesuatu.

Hal menakjubkan lainnya menyebutkan bahwa semakin bahagia dan lama usia pernikahan pasangan suami istri, semakin mirip wajah mereka

Studi Membuktikan, Jatuh Cinta Membuat Seseorang Over Protektif.

Jatuh cinta itu merupakan pengalaman unik. Semua orang pasti memiliki pengalaman berbeda-beda terkait jatuh cinta. Salah satu penelitian membuktikan bahwa jatuh cinta membuat seseorang jadi lebih tenang secara emosional. Bahkan jatuh cinta bahkan bisa membuat seseorang jauh lebih protektif terhadap pasangannya.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology membuktikan bahwa ketika jatuh cinta seseorang menjadi lebih protektif terhadap pasangannya karena ada dorongan alami mudah cemburu dan mudah khawatir akan keselamatan orang yang dicintai.

Jatuh cinta membuatmu lebih protektif.

Penelitian yang dilakukan di Florida State University ini menemukan bahwa ketika jatuh cinta tingkat kecemburuan seseorang akan lebih tinggi. Otak akan lebih waspada dan memproses kejadian di sekitar pasangan sebagai sesuatu yang membahayakan atau tidak.

Bisa dikatakan, orang menjadi lebih sensitif dalam menilai sesuatu, entah mengkhawatirkan keselamatan pasangan secara umum atau menjadi lebih mudah khawatir akan ditinggal selingkuh. Itulah mengapa seseorang menjadi over protektif ketika jatuh cinta. Meski memang sikap melindungi merupakan tanda cinta, namun jika berlebihan bisa berdampak buruk juga.

Itulah alasan mengapa seseorang jadi sering dilarang pasangannya keluar sendirian atau selalu menghubungi untuk memastikan baik-baik saja,

5 Zodiak Ini Suka Ungkit Masa Lalu Saat Debat dengan Pasangan.

Dalam menjalin suatu hubungan, konflik atau selisih paham tentu kerap terjadi. Memang, hal tersebut muncul lantaran Anda dan pasangan adalah dua pribadi dari latar belakang yang berbeda.

Sayangnya dalam menghadapi masalah, beberapa orang memiliki cara berkomunikasi yang buruk. Salah satunya ialah dengan mengungkit kisah masa lalu untuk memenangkan pertengkaran dengan pasangannya.

Adapun kebiasaan kurang baik itu bisa dipengaruhi oleh zodiak. Tahu rasi bintang apa saja yang gemar gali kejadian lampau agar dapat taklukkan pasangan? Berikut adalah lima diantaranya seperti dilansir dari situs Times of India.

1. Aries.


Bagi seorang Aries, kemenangan adalah segalanya. Bahkan, ambisi dan aspirasi yang terkadang mengatasi emosi itu tidak hanya berlaku dalam kehidupan sehari-hari, namun juga hubungan.

Alih-alih menyelesaikan, Aries justru lebih senang menang saat melakukan debat dengan pasangan. Mereka melakukan itu dengan cara mengingat kembali pengalaman-pengalaman buruk bersama pasangan. Sayangnya, sikap egois tersebut membuat kisah cinta Aries banyak ditandai dengan penyesalan.

2. Taurus.


Taurus dikenal sangat setia dan mampu mencintai pasangannya dengan sepenuh hati. Namun, mereka juga amat keras kepala. Salah satu kebiasaan terburuknya adalah tidak pernah bisa menerima kesalahan, bahkan ketika mereka bersalah.

Selama pertengkaran, jika Taurus merasa hampir di ambang keretakan, mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk memulihkannya dengan menggali sesuatu dari masa lalu yang mungkin melemahkan lawan mereka.

3. Cancer.


Ketika Cancer terluka atau tidak dalam keadaan pikiran yang benar, mereka senang memendam emosi dan menyimpannya jauh di dalam lubuk hati. Namun ketika botol-botol itu penuh dan emosinya mulai meluap, Anda tidak mungkin bisa lepas dari amukannya.

Cancer tidak hanya akan membuat pasangannya bertanggung jawab atas semua kesalahan yang dilakukan kepada mereka, tetapi juga akan menghidupkan kembali ingatan Anda dengan mimpi buruk terburuk yang terjadi dari masa lalu.

4. Gemini.


Gemini dikenal sangat pintar memainkan kata-kata. Bahkan ketika bertengkar dengan pasangan, mereka akan memastikan bahwa mereka tidak terlalu keras kepala, namun akan dengan lancar membujuk pasangan untuk percaya bahwa Anda bersalah selama ini.

Salah satu cara mereka melakukannya adalah dengan membandingkan masa kini dengan masa lalu Anda. Apakah itu menjadi lebih baik atau lebih buruk, bola panas akan selalu ada di lapangan Gemini.

5. Scorpio.


Saat bertengkar dengan pasangannya, Scorpio akan mencoba semua taktik untuk membuktikan pendapat mereka, agar tidak tampak defensif tetapi juga memenangkan perdebatan. Salah satunya adalah membuat pasangannya menghidupkan kembali masa lalu yang suram.

Ini adalah cara yang pasti bagi mereka untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dan mencampakkan pasangan mereka ke dalam kumpulan rasa bersalah, yang mungkin membutuhkan banyak waktu untuk dipulihkan.

7 Tanda Anda Jatuh Cinta pada Orang yang Salah

 Saat jatuh cinta, mungkin banyak yang terlalu sibuk memikirkan baju apa yang akan dikenakan saat kencan, atau menyusun pesan manis yang akan dikirim ke pasangan. Tetapi, tanpa sadar melupakan hal penting lain yang menentukan keberhasilan sebuah hubungan.

Sebuah hubungan awalnya memang dipenuhi dengan hal-hal romantis dan menyenangkan. Namun, semua rasa gembira karena jatuh cinta terkadang justru akan menutupi tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa Anda telah jatuh cinta kepada orang yang salah.

Memastikan diri agar tidak terjebak dalam hubungan yang salah mungkin bukan hal mudah bagi sebagian orang. Hal itu bisa dikenai lewat sejumlah tanda. Berikut adalah tujuh tanda tersebut yang dirangkum dari akun YouTube Psych2Go.

1. Menahan Diri untuk Jujur di Depan Pasangan

Tanda pertama, saat sedang bersama pasangan, Anda cenderung menahan diri agar tidak mengatakan hal-hal yang membuatnya tersinggung atau bahkan marah. Ellen Bolin, seorang relationship coach profesional mengatakan dalam kondisi tersebut, Anda mungkin tidak ingin mengecewakan atau mengguncang hubungan yang telah Anda perjuangkan dengan pasangan.

Selain itu, Anda tanpa sadar terkesan terlalu berhati-hati saat berbicara dengannya dan mengkhawatirkan bagaimana reaksi pasangan terhadap perkataan, permintaan, atau perilaku Anda di depannya. Jika Anda merasa kesulitan untuk berkomunikasi secara bebas dengan pasangan, itu bisa menjadi pertanda buruk dan dapat mengakibatkan permasalahan yang lebih besar nantinya jika hubungan tetap dipertahankan.

2. Kelelahan Secara Emosional

Pakar kencan, Samantha Daniels mengungkapkan bahwa hubungan yang baik harusnya memberi energi lebih, bukan malah menguras energi. Tetapi, yang terjadi pada Anda adalah rasa lelah dan stres bertubi-tubi selama berhubungan. Anda terus-menerus merasa sedih dan terjebak dengan pasangan Anda sendiri. 

Itu tanda hubungan Anda tidaklah sehat. Tumbuhnya perasaan itu saat berada di dekat pasangan dapat menjadi salah satu tanda bahwa Anda jatuh cinta pada orang yang tidak tepat.

3. Tidak Merasa Aman.

Pernahkah mendapati pasangan melecehkan Anda secara verbal atau melakukan kekerasan fisik? Atau mungkin mengancam keselamatan Anda? Maka, hal terbaik yang harus dilakukan adalah keluar dari hubungan tak sehat itu.

Sangat penting untuk melakukan berbagai hal yang Anda perlukan untuk melarikan diri dari situasi yang menyakitkan tersebut. Kelilingilah diri Anda dengan orang yang benar-benar memedulikan keselamatan Anda.

Psikolog Craig Malkin menyatakan bahwa mayoritas korban kekerasan terlalu berpaku pada perlakuan positif dari pasangannya, seperti rasa sayang dan dapat diandalkan. Namun, bagaimana jadinya jika ternyata cinta tersebut selalu menyembunyikan rasa takut atau berujung menjadi hubungan yang tak sesuai harapan?.

4. Tidak Melihat Masa Depan Bersamanya

Saat Anda merasa akan lebih bahagia saat sedang tidak bersama dengan pasangan Anda, ini mungkin bisa menjadi tanda bahwa kalian bukanlah pasangan yang cocok. Bisa saja tujuan dan prinsip hidup Anda berbeda dengannya.

Anda perlu membedakan mana rasa cinta yang hanya bersifat sementara dan mana cinta yang akan bertahan lama. Hal ini akan membantu Anda memilih apakah harus bertahan atau meninggalkan hubungan tersebut.

5. Belum Pernah Bertemu Keluarga dan Teman.

Sudahkah pasangan Anda menemui keluarga dan teman Anda, atau sebaliknya? Jika belum, mungkin Anda atau dirinya memiliki perasaan belum yakin antarsatu dengan yang lain sehingga menghindari pertemuan dengan kerabat dekat masing-masing. Ini juga bisa mengindikasikan bahwa dia bukanlah orang yang terbaik untuk berada dalam kehidupan Anda.

6. Hanya Pikirkan Berkencan.

Penting untuk terus berusaha keras dalam mencapai tujuan hidup masing-masing. Jika pasangan Anda hanya mementingkan hubungan romantis dalam hidupnya tanpa ada kerja keras terhadap minat, pendidikan, atau karirnya, Anda harus mulai skeptis terhadapnya.

Jika pasangan Anda selalu menghindari percakapan tentang rencananya di masa depan, Anda perlu sedikit melangkah mundur dan pertanyakan kepada diri sendiri apakah pasangan Anda akan bertahan lama dalam hubungan yang Anda bangun bersamanya.

7. Anda Mulai Memikirkan Orang Lain

Penting untuk diketahui bahwa menyukai atau beranggapan ada orang lain yang lebih menarik dari pasangan Anda bukan semata-mata Anda perlu mencari pasangan baru secepatnya. Ada baiknya saat hal itu mulai terjadi, bicaralah dengan saling terbuka pada pasangan Anda.

Tanyakan kepada diri masing-masing, apakah ada perubahan dalam hubungan kalian, adakah yang perlu diperbaiki, dan hal-hal intim lainnya. Barulah kemudian temukan lagi hal-hal yang membuat Anda dan pasangan kembali jatuh cinta lagi. Penting untuk saling mengingatkan satu sama lain tentang hubungan yang telah terjalin, sebab komunikasi adalah salah satu kunci sukses untuk suatu hubungan.