5 Cara Mudah Agar Tidak Terlibat Cinta Lokasi di Tempat Kerja.

Cinta lokasi biasanya timbul karena intensitas waktu yang telah dihabiskan bersama di suatu lokasi tertentu, benar tidak? Cinta lokasi sebenarnya bukanlah sesuatu yang buruk, namun cinta lokasi juga bisa menjadi sesuatu yang sangat merugikan untuk kedua belah pihak.

Cinta lokasi di tempat kerja, misalnya. Meskipun ini bukan sepenuhnya kesalahanmu atau si dia, namun cinta lokasi di tempat kerja apabila tidak dikelola dengan baik, biasanya akan berdampak buruk pada kinerja dan kariermu, lho.

Suatu perusahaan juga biasanya memiliki peraturan agar para karyawannya tidak memiliki hubungan yang lebih dari sebatas hubungan profesional semata. Maka dari itu, agar kamu tidak terlibat dalam cinta lokasi di tempat kerja, lebih baik kamu lihat dulu nih 5 tips di bawah ini yang bisa membuatmu terhindar dari cinta lokasi ini!

1.Menyibukkan diri.

Menyibukkan diri bisa menjadi salah satu pengalihan terbaik bagimu untuk tidak terus teringat si dia. Menyibukkan diri dengan berbagai macam aktivitas juga akan membuat fokusmu teralihkan dan perlahan-lahan bisa membuatmu menjadi lupa dan melenyapkan si dia dari pikiran.

2.Hindari waktu berduaan.

Benih-benih cinta juga terkadang bisa timbul karena seringnya menghabiskan waktu bersama, benar tidak? Nah, supaya kamu tidak terbawa perasaan yang lebih jauh lagi padanya, coba deh untuk bisa sebaik mungkin menghindari waktu berduaan dengannya.

Saat jam makan siang misalnya, jika dia mencoba untuk mengajakmu makan siang bersama, maka cobalah untuk sedikit berbohong dan mengatakan kalau kamu sudah ada janji dengan yang lain, atau kamu juga bisa mengajak temanmu yang lain agar kamu tidak berduaan saja dengan dirinya.

3. Jangan membalas pesan secara berlebihan.

Kamu harus bisa menahan diri untuk tidak membalas pesan yang dia kirimkan secara berlebihan. Ketika kamu sudah memutuskan untuk tidak mau terlibat lebih jauh lagi dengannya, maka kamu juga harus bisa menahan diri dan menarik dirimu lebih jauh lagi darinya. Salah satunya yaitu dengan cara membalas pesannya sesingkat mungkin, atau biarkan saja dan tidak usah dibalas jika memang isi pesannya tidak terlalu penting.

4.Batasi antara hubungan pekerjaan dan pribadi.

Di dalam dunia kerja, kamu dituntut untuk bisa bersikap secara profesional dan bisa membedakan antara hubungan pekerjaan dan pribadi. Kamu tidak boleh terbawa perasaan untuk setiap hal yang dilakukan oleh rekan kerja untukmu. Meski dia baik dan selalu memberi bantuan untukmu, namun anggaplah itu sebagai bentuk profesionalisme semata.

5.Fokus pada orang lain.

Salah satu jalan terbaik agar kamu tidak terlibat cinta lokasi di tempat kerja adalah dengan memiliki seseorang yang kamu sukai di luar tempat kamu bekerja, benar tidak? Ketika kamu sudah memiliki seseorang yang kamu cintai, maka akan sangat kecil kemungkinan bagimu untuk bisa terlibat cinta lokasi di tempatmu kerja.

Itu dia beberapa cara agar kamu tidak terlibat dalam cinta lokasi di tempat kerja. Meski mengontrol perasaan cinta terbilang cukup sulit, namun jika kamu memiliki niat dan keinginan yang kuat, kamu pasti bisa, kok!

Cinta itu ada jenis nya juga loh guys, Yuk Dibaca!

Di dalam dunia psikologi disebutkan bahwa ada 8 jenis cinta pada diri manusia. Sesuai dengan arti cinta yang disebutkan di atas, adapun jenis-jenis cinta adalah sebagai berikut:

1. Cinta Agape

Cinta Agape adalah perasaan cinta terhadap Tuhan, alam, serta semua hal yang sifatnya spiritual dan altruistik. Menurut para ahli, mereka yang sering merasakan cinta Agape adalah orang-orang yang sangat perduli pada hal-hal spiritual.

2. Cinta Mania

Cinta Mania adalah perasaan cinta di dalam diri manusia yang berlebihan terhadap orang lain sehingga membuatnya menjadi posesif. Mereka yang merasakan cinta Mania ini pada umumnya akan merasa tidak berharga bila cintanya tidak terbalas atau ditinggalkan orang yang dicintainya.

3. Cinta Pragma

Cinta Pragma adalah cinta yang penuh kebijaksanaan dan kedewasaan dimana orientasinya adalah cinta yang serius ke arah pernikahan. Namun, cinta Pragma dianggap bukan cinta yang paling tulus dan membutuhkan proses, misalnya cinta yang timbul karena perjodohan.

4. Cinta Philautia

Cinta Philautia adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri dan mengarah pada narsisme. Pada titik tertentu, cinta Philautia dapat membuat seseorang menjadi psikopat karena hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa perduli pada orang lain.

5. Cinta Storge

Cinta Storge adalah perasaan cinta terhadap keluarga dan kerabat terdekat. Jenis cinta ini termasuk cinta yang tulus karena tanpa syarat. Misalnya cinta seorang ibu kepada anaknya, cinta kepada orang tua, saudara, dan sanak keluarga.

6. Cinta Eros

Cinta Eros adalah perasaan cinta yang berdasarkan pada hawa nafsu manusia. Ciri-ciri cinta eros adalah adanya ketertarikan secara fisik dan perasaan ingin memiliki orang yang dicintai.

7. Cinta Philia

Cinta Philia adalah perasaan cinta yang timbul dalam hubungan persahabatan antar manusia. Jenis cinta ini terjadi bukan karena hawa nafsu namun karena adanya rasa percaya dan rasa persahabatan dengan orang tertentu.

8. Cinta Ludus

Cinta ludus adalah perasaan cinta seseorang terhadap orang lain tapi sifatnya hanya main-main tanpa ada komitmen. Ciri khusus orang yang merasakan cinta Ludus adalah sifat kekanak-kanakan dan suka memberikan rayuan gombal kepada orang yang dicintainya.

Itulah penjelasan ringkas mengenai jenis-jenis cinta secara umum. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Ini Dia Arti Cinta Menurut Para Ahli.

Agar kita lebih memahami apa definisi cinta, maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

1. Jalaluddin Rumi.

Menurut Jalaluddin Rumi, arti cinta adalah sumber dari segala sesuatu dan inti dari segala bentuk kehidupan yang ada di dunia karena dunia dan kehidupan muncul karena kekuatan yang bernama cinta.

2. Scott Peck

Menurut Scott Peck, arti cinta adalah suatu keinginan di dalam diri manusia untuk mengembangkan diri dengan maksud memelihara pertumbuhan spiritual sendiri atau perkembangan spiritual orang lain.

3. Quraish Shihab

Menurut Quraish Shihab, definisi cinta adalah kecenderungan hati manusia kepada sesuatu karena adanya kenikmatan atau manfaat yang bisa diperoleh dari yang dicintai.

4. Abdullah Nashih ‘Ulwan

Menurut Abdullah Nashih ‘Ulwan, arti cinta adalah suatu perasaan jiwa dan gejolak hati manusia yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh kelembutan, gairah, dan kasih sayang.

5. Musfir bin Said az-Zahrani

Menurut Musfir bin Said az-Zahrani, definisi cinta adalah suatu emosi terpenting di dalam kehidupan manusia dan menjadi faktor terpenting dalam menyatukan perasaan manusia, serta pembentukan kasih sayang di antara sesama manusia.

6. Erich Fromm

Menurut Erich Fromm, arti cinta adalah suatu perasaan simpati di dalam diri manusia yang melibatkan emosi yang mendalam. Menurut Erich Fromm, terdapat lima syarat dalam upaya mewujudkan cinta kasih, yaitu;

  • Pengenalan
  • Perasaan
  • Tanggung jawab
  • Perhatian
  • Saling menghormati

Menguak Definisi Cinta Yang Sebenarnya.

Jika saya tanya: “Apa definisi cinta menurut Anda?”

Saya yakin Anda akan menjawabnya: “Cinta adalah pengorbanan”, “Cinta adalah apa yang dirasakan oleh hati,” dan sebagainya. Jawabannya tidak lepas dari embel-embel romantis karena cuma itu yang Anda tahu.

Tidak salah menjawab seperti itu. Tapi sadarkah Anda kalau meromantisasi cinta secara berlebihan bisa menyesatkan kehidupan romansa Anda? Kalau Anda punya pemikiran yang keliru, Anda sendiri yang akan sakit hati dan kecewa ketika menjalaninya.

Mengapa urusan cecintaan kini sarat dengan romantisme?

Itu ada hubungannya dengan perkembangan budaya, lebih tepatnya di bangsa Eropa pada masa Revolusi Industri. Saat itu, mesin indusri mengalami perkembangan pesat sehingga para pengusaha gencar memproduksi barang sebanyak-banyaknya. Hasilnya, buruh diupah rendah karena tenaganya digantikan oleh mesin. Meskipun begitu, kaum proletar tetap dipaksa bekerja untuk menghidupi mesin-mesin pabrik.

Waktu itu, masyarakat Eropa mengalami degradasi kehidupan karena kurangnya waktu untuk menikmati hidup. Daripada berkarya atau menikmati seni, mereka lebih memilih untuk bekerja. Akibatnya, kehidupan jadi monoton karena kegiatannya hanya diisi dengan mengurus keluarga dan bekerja. Selain itu, Revolusi Industri juga menciptakan masyarakat yang individualis dan tidak ada lagi rasa kekeluargaan.

Kondisi ini akhirnya melahirkan berbagai gerakan seni, sastra, dan intelektual yang menentang kakunya norma-norma di Eropa. Gerakan tersebut berusaha mengingatkan bahwa emosi adalah hal yang utama karena itu yang membedakan manusia dengan mesin. Mereka ingin masyarakat bisa kembali menikmati hidup dengan menggali emosi sedalam-dalamnya.

Sebuah revolusi mental terjadi. Era Romantisisme berisi karya seni yang melebih-lebihkan emosi manusia seperti rasa takut, takjub, dan cinta. Jika Anda membaca literatur Era Romantisisme seperti The Prelude atau Alastor or the Spirit of Solitude, Anda akan paham bahwa penulis saat itu cenderung berhiperbola tentang cinta. [1]

Lambat laun romantisisme menjalar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Banyak sastra beraliran romantik yang terbit antara tahun 1930-1950. Semenjak itu dimulailah Era Romantisisme di Indonesia yang masih berjalan sampai sekarang. Pengaruhnya begitu kuat mencekram sampai banyak melahirkan definisi cinta yang sarat hiperbola. Anda bisa lihat pengaruhnya di buku-buku tentang cinta atau musik bertema cinta. Akibatnya, cinta dianggap spesial daripada emosi manusia yang lain.

Coba Anda pikir darimana definisi “Cinta adalah pengorbanan” itu berasal? Anda pasti meyerapnya dari sinetron, akun cinta-cintaan, musik, atau dari orangtua. Semuanya adalah produk Era Romantisisme tadi.

Pencekokan definisi cinta yang berlebihan itu membuat Anda ikut berlebihan saat menyukai seseorang. Contoh: karena menganggap cinta adalah pengorbanan, Anda rela menggelontorkan jutaan rupiah demi gebetan. Anda pikir itu wajar karena selama ini media mengajarkan kalau ingin cinta diterima, maka Anda harus berkorban dengan menuruti semua kemauan gebetan.

Begitu pula kalau Anda menganggap cinta adalah apa yang dirasakan hati. Ketika dada berdegup kencang saat bertemu seseorang, Anda merasa itu tanda bahwa dia adalah jodoh Anda. Hasilnya, Anda jadi baperan dan capek sendiri karena banyak mengkhayal membangun keluarga bersama dia.

Jika definisi cinta itu justru menyulitkan Anda mencari pasangan, sebaiknya ganti dengan definisi baru yang lebih masuk akal. Zick Rubin, seorang pakar psikologi, menjelaskan bahwa cinta adalah emosi yang terbentuk dari tiga perasaan: perhatian, kasih sayang, dan keintiman. [2]

Ketiga perasaan tersebut baru muncul setelah seseorang menghabiskan banyak waktu dengan pasangannya. Catat ini, DENGAN PASANGANNYA bukan DENGAN GEBETANNYA. Jadi cuma sekedar dekat dengan gebetan belum pantas disebut cinta.

Dari definisi tersebut saya sederhanakan menjadi:

Cinta adalah hasil investasi.

Jika dua orang saling menyukai, maka mereka akan sama-sama berusaha untuk semakin mendekat. Bila usaha tersebut rutin dilakukan terus menerus, perasaan suka itu akan berkembang menjadi cinta. Sebaliknya, bila hanya satu orang yang berusaha sementara satunya lagi tidak, maka perasaan itu tidak akan tumbuh menjadi cinta. [3]

Saya beri analogi, bayangkan skenario ini: Anda sangat menyukai iPhone X dan bermimpi membelinya nanti. Jadi Anda mulai menyisihkan gaji dan sering lembur larut malam agar dapat membeli gadget canggih tersebut. Setelah menabung cukup lama, akhirnya kotak hitam mahal itu sampai di tangan Anda.

Bayangkan perasaan Anda ketika menggeser-geser layar iPhone X tersebut, pasti bahagianya bukan main! Anda merawat iPhone itu dengan baik, memasukkannya ke saku dengan hati-hati, dan melarang keponakan Anda yang masih kecil untuk memegangnya. Anda marah sekali kalau iPhone itu lecet atau jatuh. Dengan kata lain, Anda sangat mencintai iPhone itu.

Satu hal yang harus diketahui bahwa Anda mustahil mencintai iPhone tersebut kalau belum memilikinya. Rasa cinta itu muncul karena Anda menginvestasikan begitu banyak uang, waktu, dan tenaga untuk merawatnya. Anda tidak mungkin begitu mencintai iPhone yang masih terpajang rapi di etalase toko. Jika Anda cuma bisa mengintip ke etalase dan bermimpi memilikinya, itu bukan cinta tapi ngarep.

Coba ganti objeknya dari iPhone menjadi pasangan. Semakin besar investasi Anda ke dia, semakin Anda mencintainya. Prinsipnya sama bukan?

Anda tidak mungkin mencintai seseorang yang belum menjadi kekasih Anda. Dalam tahap PDKT, proses yang terjadi baru ketertarikan fisik dan interaksi sosial. Sama sekali tidak ada unsur cinta di dalamnya karena dia belum menjadi milik Anda. Ketika kalian sudah saling memiliki, akan ada banyak sekali investasi yang Anda berikan untuk menjaga hubungan tersebut. Dari situlah tumbuh yang namanya cinta.

Definisi macam “Cinta adalah pengorbanan” atau “Cinta adalah apa yang dirasakan di hati” sebenarnya tidak salah bila Anda sudah memiliki pasangan. Anda memang perlu mengorbankan waktu dan tenaga untuk menjaga hubungan. Anda juga pasti merasakan cinta di hati setelah banyak berinvestasi ke pasangan.

Namun, salah besar bila Anda menerapkannya saat masih tahap PDKT. Seperti saya jelaskan di atas, banyak berkorban saat PDKT justru merugikan Anda karena belum tentu dia menerima cinta Anda. Langsung menilai rasa deg-degan di hati sebagai tanda cinta juga bisa membuat Anda cepat baper. Seharusnya tidak perlu terlalu banyak berinvestasi waktu, uang, dan pikiran untuk seseorang yang berstatus gebetan.

Hanya dari definisi cinta saja bisa membuat Anda melakukan hal-hal yang sebenarnya baik, tapi tidak sesuai tempat dan waktunya. Strategi PDKT Anda jadi berantakan dan tidak mendatangkan hasil. Jika serius ingin memperbaiki kisah romansa Anda yang tragis, pertama-tama ganti definisi cinta yang selama ini Anda yakini. Pahat kuat-kuat di benak Anda bahwa cinta adalah hasil investasi setelah memiliki pasangan.

Anda sudah melakukan perubahan besar hanya dengan mengganti pemahaman saja. Cuma apa Anda berani mengubah sesuatu yang sudah lama tertanam di otak Anda?

Keputusannya di tangan Anda.

Seperti ini Hubungan Yang Pantas Disebut Relationship Goals.

Jakarta – Menurut kamu, apa sih arti dari relation goals? Makan malam fancy berdua bersama pacar? atau Liburan romantis berdua? Nyatanya, relationship goals bukan hanya sesuatu yang fancy untuk pamer di media sosial. Hubungan yang bisa dikatakan sebagai relationship goals salah satunya adalah seperti pasangan asal Filipina ini yang menabung koin bersama dengan target bisa mengumpulkan 1 juta peso atau Rp 265 jutaan.

Mereka adalah Yona Abella dan Kit Cunanan yang jadi viral setelah menuliskan kisah mereka di Facebook. Mereka mengungkapkan bagaimana arti dari relationship goals dengan menunjukkan cara keduanya mengumpulkan uang.

Menurut psikolog dan pakar keuangan Stephanie A. Sarkis Ph.D, pasangan bisa dikatakan sebagai relationship goals jika mereka memiliki rencana yang sama soal keuangan. Tak hanya memutuskan menabung bersama namun juga soal pengeluaran.

“Kamu dan pasangan memutuskan bersama sebelum melakukan pembelian yang mengeluarkan uang banyak,” ujar Stephanie seperti dikutip Psychology Today.

Psikolog dan psikoterapis Barton Goldsmith Ph.D juga menyampaikan bahwa relationship goals artinya masing-masing pasangan saling percaya bahwa mereka bisa lebih baik dan kuat jika bersama.

“Ingat bahwa sesuatu yang dilakukan bersama lebih punya power jika dilakukannya berdua dibanding sendiri. Membuat goals bersama tidak hanya menciptakan hubungan yang sehat, namun juga menyenangkan,” ucap Barton.

Menurut psikolog Stephanie A. Sarkis Ph.D, seperti ini hubungan yang pantas disebut sebagai relationship goals:

1. Saling Menghargai
Bukan berarti kamu harus setuju dengan semua yang pasangan katakan atau lakukan. Saling menghargai artinya pasangan bisa saling mengagumi satu sama lain, punya hubungan yang stabil, kepercayaan dan saling mendukung di saat suka dan duka.

2. Berdebat Bukan Bertengkar
Tidak ada pasangan yang tidak pernah adu mulut. Namun bukan berarti harus mengeluarkan kata-kata kasar. Berdebat menjadi kunci relationship goals. Kamu bisa berdebat tanpa bertengkar. Berdebat bisa saling memberikan sudut pandang masing-masing tanpa memojokkan pasangan dan meninggikan suara.

3. Punya Goals yang Sama
Kisah Yona Abella dan Kit Cunanan yang memiliki goals bisa mengumpulkan Rp 265 jutaan. Seharusnya setiap pasangan bisa memiliki goals-goals terbaik untuk kemajuan diri dan hubungan. Jika goals tidak sama maka hari-hari bersama pasangan bisa jadi dipenuhi dengan pertengkaran karena salah satunya merasa tidak puas. Ketika punya goals, maka pasangan akan fokus mencapai tujuan hidup bersama tersebut.

4. Bisa Bahagia
Sedikit-sedikit ngambek, maka hubungan asmara pun jadi tidak bahagia. Kunci agar bisa menjadi relationship goals adalah tidak mempermasalahkan hal-hal kecil. Jika bisa, hal-hal kecil dianggap sebagai sesuatu hal yang konyol yang malah bisa membuat kamu dan pasangan bisa tertawa bersama.

Nih 5 Pertanyaan Cewek yang Biasanya Susah Dijawab Cowok.

Jakarta – Gaya berkomunikasi cowok dan cewek itu berbeda banget, kita semua setuju itu. Apa yang ada dalam benak cewek dan apa yang akhirnya terungkap bisa sangat bertolak belakang.

Padahal, cowok memang bukan ditakdirkan untuk pintar menebak maksud terselubung dari perkataan cewek. Alhasil kalau salah bereaksi jadinya malah bikin ribut.

Untuk kamu, berikut sederet pertanyaan yang sebaiknya stop kamu tanyakan ke pasangan.

1. Baju Ini Bagus Nggak Buat Aku?.

Ketika cewek bertanya seperti ini, biasanya tidak akan puas hanya dengan jawaban “Bagus, kok.” Pasti kalian para cewek akan lanjut dengan pertanyaan berikutnya, “Beneran?” atau beralih ke baju lain dan bertanyaan pertanyaan yang sama.

“Kalau yang ini, gimana?” Nah, situasi ini yang akan membuat para cowok “terjepit”. Padahal dalam benak cowok, jawabannya hanya ada dua, bagus atau nggak bagus. Lebih baik kamu bertanya lebih spesifik, “Baju ini cocok nggak buat acara kita malam ini.”

2. Aku Gemukan Ya?

Nah ini pertanyaan menjebak namanya, ladies. Apapun jawaban yang diberikan cowok kamu pasti akan salah. Betul, nggak?

Kalau kalian memang bener-bener pengen tahu gemukan atau nggak, simple aja, tinggal naik ke atas timbangan dan lihat berapa berat badanmu sekarang.

3. Aku Sama Cewek Itu Cantikan Siapa?

Maksud hati pengen dipuji dengan jawaban, “Ya jelas cantikan kamu, lah,” tapi kalau kamu bertanya ini sama cowok, bisa jadi dia bakalan jawab dengan jujur dan kamu mungkin tidak akan suka dengan jawabannya.

Alih-alih mencoba fishing compliments, kamu bisa duluan memuji cowokmu dan berharap dia akan balik memujimu.

4. Kamu Lagi Ada Masalah Apa?

Cowok adalah makhluk yang paling sulit mendeskripsikan perasaannya. Bagi cowok, masalah seharusnya dihadapi dan diselesaikan, bukan diceritakan.

Beda sama cewek. Cewek sangatlah komunikatif dalam menjelaskan situasi hatinya. Salah satu cara cewek menyelesaikan masalahnya adalah dengan menceritakannya pada orang lain.

Kalau cowok kamu terlihat diam dan bingung karena sedang punya masalah berat, cukup sampaikan ke dia begini, “Kalau kamu perlu bantuanku, bilang aja ya.” Cowok akan menceritakan masalahnya ketika benar-benar siap untuk bicara dan perlu bantuan orang lain.

5. Kamu Cinta Nggak Sama Aku?

Ya jelas cinta lah, guys. Kalau cowok udah nggak cinta sama kamu, dia tidak akan bertahan dalam hubungan itu.

Cowok umumnya logis dan sangat praktis dalam hal ini. Kalau kalian masih bersama artinya dia masih sayang sama kamu. Cowok cenderung mengungkapkan perasaannya dengan perbuatan daripada kata-kata.

Kalau dia bersedia nungguin kamu dandan 1 jam, menemani kamu muterin satu mall hanya untuk cari sepasang sepatu, atau dengan rela hati ikut merawat anjing kesayanganmu, bisa dipastikan perasaannya masih utuh sama kamu.

Kenali Apa Itu Cinta Buta, dari Ciri-ciri, Risiko, hingga Cara Mengatasinya.

Myquestionsaboutlove – Jatuh cinta kepada seseorang memang sangat menyenangkan terlebih jika sesorang tersebut mencintai Sobat Belia juga.

Ketika Sobat Belia mengenal cinta, maka Sobat Belia seolah buta akan hal apapun, ini yang sering dikatakan oleh beberapa orang.

Cinta buta adalah cinta yang didasarkan pada hubungan yang lebih dalam dari sekedar ketertarikan fisik, menurut Dr. LeslieBeth Wish seorang psikoterapis dari Elitedaily.

Jika Sobat berada dalam situasi “cinta buta” dan tidak yakin apakah itu nyata atau tidak, maka berhati-hatilah sehingga tidak cinta jauh lebih dalam.

Karena jika Sobat memasuki fase di mana Sobat Belia tidak melihat apapun dan tidak melihat seseorang dari apapun walaupun sesorang tersebut melakukan kesalahan yang besar, maka Sobat Belia sudah mengalami cinta buta.

Pada dasarnya cinta kepada seseorang memang tidak boleh berlebihan dan tidak boleh mengabaikan pula.

Cinta itu setidaknya butuh tuntutan untuk menyempurnakannya, bukan hanya cinta berlebih dari satu pihak.

Sedangkan pihak satunya lagi tidak berbanding sama. Oleh karena itu perlu keseimbangan cinta.

Cintailah seseorang dengan porsi yang pas dan secukupnya jangan terlalu berlebih.

Karena pada dasarnya jika mencintai seseorang dengan porsi yang pas kecewa pun akan jarang terjadi dan harapan pun kemungkinan sedikit untuk muncul.

Risiko yang akan dihadapi ketika Sobat Belia mengalami cinta buta yaitu salah satunya Sobat akan termakan oleh ekspetaksi Sobat sendiri.

Dan Sobat Belia akan sering merasa kecewa terhadap setiap keputusan yang akan diambil karena tidak sesuai dengan harapan.Maka cintailah seseorang dengan tulus dan tidak berlebih agar menjaga diri sendiri dari harapan yang tinggi.

Ini 7 Tanda-Tanda Kamu Menjalani Toxic Relationship.

Apa itu toxic relationship?

Dilansir dari Time.com, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang berbasis di California mengatakan toxic relationship adalah hubungan antara dua orang yang tidak saling mendukung, di mana ada konflik, di mana ada persaingan, di mana ada rasa tidak hormat dan kurangnya kekompakan. 

Ketika suatu hubungan menjadi toxic, setiap interaksi dalam hubungan itu bisa jadi terasa salah atau tidak pada tempatnya, serta dipenuhi dengan energi negatif yang membuat kedua pasangan tidak nyaman, marah, dan kecewa.

Mengapa hubungan yang sehat bisa menjadi toxic?

Hubungan yang sehat dipenuhi dengan cinta. Baik itu hubungan dengan teman baik, orang tua, atau pasangan. Hubungan seperti itu adalah sumber kebahagiaan.

Hubungan yang sehat juga dapat menghasilkan emosi yang membuat kamu merasa senang serta seakan siap menaklukkan dunia.

Jadi masuk akal jika semua orang yang memiliki hubungan sehat ingin melakukan apa saja semampu mereka, untuk menjaga hubungannya. Namun, dari waktu ke waktu, hubungan yang sehat bisa berubah menjadi berantakan.

Pasangan yang tampak seperti akan menghabiskan sisa hidupnya bersama-sama, akhirnya dapat berakhir dengan pertengkaran dan saling menyalahkan sehingga mengubah situasi yang sedang baik-baik saja menjadi sumber kebencian dan kepahitan.

Orang yang secara konsisten merusak atau membahayakan pasangannya baik sengaja maupun tidak, sering memiliki alasan untuk perilakunya, bahkan jika itu tidak ia sadari.

Alasan-alasan tersebut  bisa berada dalam hubungan antar pasangan, antar orangtua dan anak maupun antar teman. Mungkin saja penyebabnya karena ia tidak memiliki pola asuh yang mendukung dan penuh kasih sayang.

Penyebab lainnya bisa saja diintimidasi  saat masih berada di sekolah atau ia mungkin menderita gangguan kesehatan mental yang tidak terdiagnosis, seperti depresi, gangguan bipolar, gangguan makan, segala bentuk trauma. 

Adakah tanda-tanda dari sebuah toxic relationship?

Berikut ini telah kami rangkum tanda-tanda dari suatu hubungan yang toxic.

1. Saling menghindari.

Pasanganmu dulu suka menghabiskan waktu bersama dengan kamu, tetapi sekarang ia selalu mempunya beberapa alasan untuk tidak bertemu kamu dan menghindari satu sama lain.

Alih-alih ia merasa sedih dan gelisah karena ingin selalu bersama kamu. Pasanganmu justru merasa lega ketika kamu harus pergi selama beberapa hari dan tidak bersamanya.

2.Tidak merasa bahagia.

Kamu memiliki pendapat dan hal yang disukai maupun tidak sukai, tetapi kamu mendapati diri sendiri terus-menerus melakukan sesuatu hanya untuk menyenangkan pasangan, sebab kamu tidak ingin membuatnya tidak bahagia. 

Kamu sendiri merasa tidak bahagia, bahkan kamu mulai mempertanyakan semuanya dengan kalimat, “Ya Tuhan, bagaimana sekarang?”

3.Hal yang kamu lakukan selalu salah.

Pasangan kamu selalu memberikan kritik tentang segala hal. Setiap kali kamu melakukan sesuatu, ia akan menyalahkanmu jika tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan.  

Pasanganmu sering menuntut agar kamu bisa melakukan semua hal dengan lebih baik. Pada titik ini si Pasangan tidak tahu lagi bagaimana cara menghargai kamu.

4.Di matanya, kamu sudah tidak ada harga diri.

Kamu telah kehilangan jati dirimu dan dengan itu, kamu juga kehilangan harga dirimu. Bahkan kamu pun tidak ingat kapan terakhir kali kamu mengambil keputusan dalam suatu hal. Seluruh hidupmu yang sekarang adalah milik pasanganmu.

Pasangan kamu sering tidak menghormati kamu, terlebih ketika tidak ada perkelahian yang terjadi.

5.Drama tanpa henti.

Tidak peduli seberapa banyaknya drama tidak penting di hubunganmu, si Pasangan akan selalu  menemukan cara untuk memunculkan beberapa drama baru.

Drama di dalam hubungan dapat membuatmu menjadi frustrasi, takut, dan seakan ditahan. Hal tersebut, tidak pernah gagal membuat kamu merasa di dalam kondisi yang negatif.

Jika kamu merasa cemas, jengkel, atau bertengkar dengan pasangan secara rutin, pastinya kamu sedang mengalami drama dalam toxic relationship.

6.Pasanganmu mudah iri dan cemburu.

Kecemburuan dapat menyebabkan pengendalian perilaku, ancaman, atau bahkan kekerasan. Tetapi banyak yang sering mengira bahwa kecemburuan yang intens berarti si Pasangan benar-benar mencintai kamu.

Pada kenyataannya, jika pasanganmu merasa iri kepadamu dan selalu ingin tahu dimana kamu berada, jelas itu merupakan perilaku yang salah, bukan karena ia memang mencintaimu.

Misalnya, Alih-alih merayakan prestasi yang telah kamu capai, si Pasangan justru malah iri dan berharap ia bisa memiliki prestasi tersebut,  serta membuatmu merasa tidak enak kepadanya.

7.Kebohongan yang terus-menerus.

Hubunganmu telah dibumbui dengan banyak kebohongan kecil, yang disebabkan hanya karena pasanganmu tidak ingin membuang-buang waktu untuk menjelaskan yang sebenarnya kepada kamu atau bisa jadi ia hanya tidak ingin mengatakan kebenarannya.

Begitu kamu menemukan kebohongan maka akan sulit untuk kembali percaya dengan apa yang dikatakan pasangan kamu. Di titik ini, kamu mulai mempertanyakan apa yang ia katakan dan mulai mencari tahu apakah hal tersebut benar atau bohong.

Jika kamu merasakan salah satu dari tanda-tanda diatas, di dalam hubunganmu, sebaiknya kamu segera keluar dari hubungan tersebut. Jika perlu, kamu bisa meminta bantuan dari orang-orang terdekat. Semoga dapat membantu, ya!

10 Cara Mudah Untuk Menghilangkan Perasaan Galau!

Hidup ini memang tidak selalu menyenangkan. Hidup ini juga memang tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Ada saja hal-hal yang bisa membuat kita sedih ataupun galau. Entah karena perbuatan kita ataupun yang berhubungan dengan orang lain. Galau sendiri adalah kondisi dimana perasaan kita gelisah, sedih, dan tidak karuan. Perasaan galau tersebut bisa terjadi karena berbagai macam hal. Misalnya seperti saat kamu ditinggal pacarmu, atau saat kamu galau karena skripsimu yang tak kunjung usai, atau bisa juga karena suatu hal yang sudah kamu rencanakan dengan baik tapi hasilnya tidak sesuai dengan keinginanmu.

Kalau sudah galau begitu, melakukan hal apapun pastinya jadi tidak bersemangat. Segala hal yang harusnya bisa dilakukan malah menjadi terbengkalai karena pikiran dan hati yang sedang tidak dalam kondisi yang baik. Makan saja jadi tidak nafsu apalagi melakukan hal-hal lainnya. Kalau sudah begini, malah jadi rugi sendiri deh. Galau iya, kerjaan terbengkalai juga, tapi tidak ada solusi yang jelas untuk soal galaumu. Mau tau gimana caranya buat menghilangkan perasaan galau yang kamu rasakan?

1. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri.

Kadang, saat kita merasa galau, kita pasti akan menyalahkan semua keadaan yang sedang dirasakan sekarang. Misalnya menyesali segala hal yang telah kamu lakukan hingga akhirnya yang tidak baik menjadikan kamu galau. Namun sebenarnya, janganlah kamu menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal yang telah kamu lakukan tersebut.

Menyalahkan diri sendiri malah hanya menjadikan hal tersebut beban bagi dirimu. Kamu juga pasti akan terus-terusan merasa bersalah, dan akhirnya kecewa akan dirimu sendiri. Kamu tidak akan pulih dari perasaan galaumu kalau kamu masih juga menyalahkan diri sendiri. Jika kamu mau keluar dari perasaan galau yang sedang kamu alami, cobalah untuk menerima apapun hasil dari hal-hal yang telah kamu lakukan.

Mulai lah dari mengapresiasi dirimu, bahwa apa yang telah kamu lakukan itu adalah hal yang baik. Kalau kamu tidak mencobanya, kamu mungkin tidak akan tau hasilnya, dan jika hasilnya tidak sesuai keinginan, mungkin saja itu adalah rencana Tuhan yang ia berikan padamu. Kuncinya sih kamu harus ikhlas dengan segala hal yang berjalan tidak sesuai keinginanmu. Kalau tidak begitu, kamu akan terus larut dalam perasaan sedih dan galau. Jadikan kegagalan tersebut menjadi pengalaman berhargamu, jadi suatu saat kamu akan belajar untuk tidak mengulangi kegagalan tersebut lagi. Dan kedepannya kamu juga tidak akan merasa sedih lagi kalau kamu mengalami kegagalan, karena kamu sudah jauh lebih kuat dari sebelumnya.

2. Jangan Mendengarkan Lagu-Lagu Sedih Atau Galau.

Kamu yang biasanya sering mendengarkan musik, biasanya hal tersebut juga menjadi hal yang kamu gunakan untuk meredakan perasaan galaumu. Biasanya memang musik adalah obat ampuh untuk menghilangkan galau. Namun perlu diingat, jangan kamu mendengarkan lagu-lagu sedih atau galau saat perasaan hatimu sedang tidak baik. Hal ini malah akan membuat kamu menjadi makin galau.

Lebih baik dengarkan lagu yang akan membuat kamu lebih semangat lagi dalam menjalani hidup. Jadi kamu juga tidak akan terus berlarut-larut dalam kesedihan dan juga kegalauan yang berkepanjangan. Cobalah dengarkan lagu-lagu kencang, ataupun ceria untuk membuat kamu merasa lebih bersemangat. Kamu juga akan lebih bisa menjalani harimu dengan tersenyum setelah mendengarkan lagu-lagu yang bersemangat.

3. Pergi Jalan-Jalan Bersama Teman Atau Keluarga.

Siapa sih yang tidak suka jalan-jalan? Saat pikiran sedang suntuk ataupun saat hati sedang galau, pergi jalan-jalan adalah satu hal yang dapat mengobati pikiran dan juga perasaanmu yang sedang kacau. Kamu bisa pergi berjalan-jalan bersama teman-teman ataupun keluargamu. Pergi berjalan-jalan ke bersama orang terdekat biasanya sangat ampuh untuk menghilangkan perasaan galau lho. Apalagi saat kita bersama orang-orang terdekat, kita pasti akan membicarakan banyak dan melakukan banyak hal, sehingga kamu akan lupa akan permasalahanmu.

Cobalah untuk pergi jalan-jalan ke pantai, gunung, ataupun taman. Kalau semua itu terlalu jauh, kamu juga bisa hanya berjalan-jalan di mall, sambil cuci mata. Hal tersebut juga sudah cukup pastinya untuk mengobati perasaanmu yang sedang galau. Kamu juga jadi bisa melupakan sejenak persoalan hidupmu yang membuatmu menjadi galau itu. Dan setelah itu, kamu pun akan merasa lebih fresh dan juga merasa lebih bersemangat untuk menjalani hari-harimu.

5. Membaca Buku.

Membaca buku ternyata juga bisa membuat pikiran dan perasaan menjadi lebih tenang lho. Karena dengan membaca buku, kamu akan merasa bahwa kamu sedang berada di dunia buku tersebut, hingga kamu lupa sedang mengalami suatu hal yang membuat kamu galau.

Kamu juga bisa mencoba membaca buku yang memotivasi. Jadi kamu akan lebih merasa bersemangat setelahnya. Dengan membaca buku, kamu juga akan merasa lebih baik, dan melupakan apapun hal yang membuatmu menjadi galau.

6.Menonton Film.

Menonton film juga bisa menjadi satu cara untuk menghilangkan perasaan galau yang kamu rasakan. Cobalah untuk menonton film komedi yang bisa membuatmu tertawa, dengan segala tingkah pemainnya yang akan membuat kamu tertawa lepas, dengan begitu perasaanmu pasti akan menjadi lebih tenang dan lebih lega.

Namun jangan sampai kamu menonton film yang sedih, hal ini malah akan membuatmu menjadi tambah galau, dan kamu tidak akan lepas dari perasaan tersebut. Kamu malah akan terus larut dalam kegalauan kalau kamu malah memilih film-film sedih. Kamu juga bisa menonton film yang banyak mengandung unsur memotivasinya, untuk membuat kamu lebih bersemangat.

7. Lakukan Hobi Yang Kamu Sukai.

Kamu pasti memiliki hobi ataupun kegiatan favorit tersendiri. Nah, kamu bisa tuh melakukan segala hal tersebut untuk menghilangkan perasaan galaumu. Kamu bisa melakukan hobimu dan juga sekaligus meredam perasaan galaumu. Apalagi itu adalah kegiatan yang kamu sukai dan menjadi hobimu, pasti akan bisa membantumu untuk menghilangkan perasaan galaumu kalau kamu melakukan hal-hal tersebut.

Misalnya seperti kamu suka melukis, atau menulis. Kamu bisa melakukan hal tersebut untuk menyalurkan perasaan galau dan sedihmu. Dengan begitu perasaan-perasaan tersebut sedikit-sedikit akan terobati dan hilang, dan berubah menjadi sebuah senyuman di bibirmu. Kamu tidak akan lagi merasa galau setelahnya. Kamu juga jadi punya karya setelah itu karena kamu menyalurkan perasaan galaumu menjadi sebuah karya seni seperti lukisan ataupun sebuah tulisan.

8.Berolahraga.

Berolahraga juga bisa menjadi salah satu aktivitas untuk menghilangkan galaumu lho. Saat berolahraga, kamu akan melupakan sejenak perasaan galau yang kamu rasakan. Kamu juga bisa mendapat manfaatnya yaitu dapat tubuh yang sehat dan bugar dengan berolahraga.

Kalau kamu sebelumnya jarang berolahraga, kamu sekarang bisa memulainya untuk menjadi lebih sering. Mulai saja dulu dengan jogging, atau bersepeda keliling komplek rumahmu. Atau kamu juga bisa bermain basket ataupun badminton di sekitar rumah. Dengan begitu, galau hilang tubuh pun menjadi lebih sehat.

9. Menghindari Penyebab Galau.

Kalau kamu mau menjauhi perasaan galau dan sedih, berarti kamu harus menghindari penyebab galaunya. Misalnya kamu galau karena seseorang, ya berarti kamu harus melupakan dia, kamu juga harus ikhlas dengan apa yang sudah terjadi. Dengan begitu perasaanmu pasti tidak akan galau lagi.

Memang sih awalnya pasti akan sulit, namun lama kelamaan kamu juga akan merasa lebih baik. Kamu juga akan perlahan mulai ikhlas dengan semua yang terjadi. Kamu juga akan mulai memahami bahwa apa yang sudah terjadi di hidupmu itu adalah suatu hal yang baik untuk dirimu.

10.Mendekatkan Diri Pada Tuhan.

Ketika kamu merasa sedih ataupun galau dan hal-hal di atas sudah tidak bisa lagi kamu gunakan untuk menghilangkan galaumu, berati kamu harus mencoba yang satu ini. Cobalah untuk lebih mendekatkan dirimu pada Tuhan. Mungkin saja cobaan tersebut datang karena kamu sebelumnya berada jauh dari Tuhanmu, dan ia ingin kamu lebih mendekatkan diri pada-Nya.

Dengan adanya ujian ini, kamu bisa meminta pertolongan-Nya untuk meyelesaikan permasalahanmu. Mintalah pada-Nya agar kamu selalu diberikan kekuatan untuk selalu bisa tegar dalam menghadapi segala cobaan yang diberikan.

Cobalah beberapa cara di atas untuk menjadi solusi menghilangkan perasaan galau yang sedang kamu rasakan. Sebelumnya, kamu harus mengetahui dahulu apa yang menjadi penyebab dari galaumu tersebut. Dan kamu juga harus mempunyai keinginan yang kuat untuk mau berhenti dari perasaan galaumu itu. Jadi akan lebih mudah nantinya usahamu untuk menghilangkan galaumu.

Semoga bermanfaat!

Mitos atau Faktakah Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama.

Banyak orang yang mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gebetan atau calon pasangannya. Tapi sebagian orang merasa itu hanya sesuatu yang mengada-ada alias tidak nyata. Jadi, cinta pada pandangan pertama sebenarya mitos atau fakta?

Istilah cinta pada pandangan pertama yang beredar di masyarakat sebenarnya masih keliru dan belum dapat dipahami dengan jelas. Hal ini karena saat menyebutkan cinta pada pandangan pertama banyak orang menafsirkan itu sebagai cinta yang Anda rasakan saat pertama kali melihat seseorang yang disukai.

Seorang psikolog asal Amerika mengemukakan bahwa cinta pada pandangan pertama adalah suatu perasaan yang didasari oleh nafsu pandangan pertama karena yang pertama kali dilihat oleh mata adalah penampilan fisik. Maka dari itu, bisa jadi ketertarikan fisiklah yang sebenarnya dapat muncul.

Psikolog tersebut juga mengatakan bahwa cinta yang sebenarnya membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh. Jadi, perlu waktu yang cukup untuk dapat menentukan apakah itu cinta atau hanya sekadar ketertarikan fisik semata.

Cinta pandangan pertama pada gebetan atau calon pasangan hanyalah sebuah ketertarikan yang menggelora dalam hati saat itu, tetapi tidak mendalam. Oleh karena itu, selalu ada kemungkinan bahwa cinta ini tidak akan bisa dibawa ke arah hubungan yang lebih serius.

Sangat jarang terjadi pada cinta pandangan pertama bisa berlanjut ke hubungan yang lebih mendalam karena seiring berjalannya waktu, ternyata apa yang Anda pikirkan tentang seseorang tersebut bisa saja tidak sesuai dengan kenyataannya.

Pasalnya, mungkin ada beberapa pasangan yang mulanya hanya tertarik secara fisik, lalu setelah mengenal sosok satu sama lain secara lebih mendalam, cintanya terus tumbuh.

Ada beberapa tanda yang dianggap sebagai jatuh cinta pada pandangan pertama, yaitu

1. Perut terasa mual saat bertemu Si Dia
Perut terasa mual atau dikenal pula dengan istilah butterfly in the stomach (kupu-kupu dalam perut) saat bertemu Si Dia, bisa jadi salah satu tanda Anda jatuh cinta pada pandangan pertama.

Menurut para ahli, hal tersebut dapat terjadi karena perasaan manusia dapat memengaruhi sistem pencernaan. Berdasarkan hasil laporan Harvard Health, adanya hubungan pencernaan dan otak yang erat membuat Anda merasakan sesuatu pada perut ketika mengalami berbagai emosi, termasuk senang, sedih, cemas, atau marah.

Jadi, perut terasa mual atau butterfly in the stomach bisa jadi akibat campuran rasa gembira dan senang yang Anda rasakan saat bertemu seseorang yang benar-benar Anda sukai.

2. Anda ingin tahu apa pun mengenai dirinya
Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang dan rasanya ingin tahu apa pun mengenai dirinya? Jika pernah, ini merupakan pertanda baik. Kekaguman yang tulus dan pemikiran apa pun mengenai seseorang merupakan tanda bahwa Anda sedang jatuh cinta padanya saat itu juga.

Namun perlu diingat, jika tertarik pada seseorang bukan berarti Anda dan dirinya dapat menjadi pasangan yang ideal. Mencari tahu dan mengenal seseorang lebih dalam merupakan salah satu cara apakah Anda dan orang tersebut memiliki kecocokan atau tidak.

Beautiful couple with nature.

3. Dia adalah satu-satunya orang yang Anda lihat
Sebuah riset yang dipublikasikan dalam Archives of Sexual Behavior mengungkapkan bahwa ketika Anda merasa tertarik dengan seseorang, Anda ingin melihat Si Dia sesering mungkin.

Menjaga kontak mata juga bisa menjadi salah satu teknik flirting yang baik. Sebab, bahasa tubuh ini menunjukkan kalau Anda tertarik pada hal yang ia bicarakan. Jadi, mengunci pandangan pada seseorang yang disuka dapat membuat Anda merasa jatuh cinta padanya.

4. Merasa akrab
Saat mengalami jatuh cinta pada pandangan pertama, biasanya Anda akan merasa seperti pernah bertemu dengan orang tersebut. Tidak ada perasaan terpaksa, semua berjalan nyaman seakan Anda sudah akrab sebelumnya.

Merasakan kenyamanan seperti ini dengan seseorang merupakan pertanda baik jika kalian berdua memiliki hubungan yang berjalan baik.

5. Tertarik dengan sikapnya
Merasa tertarik dengan sikap seseorang dapat menjadi tanda jatuh cinta, termasuk pada pandangan pertama. Misalnya, Anda tertarik pada caranya berjalan, caranya berbicara, atau cara ia bersikap pada orang-orang di sekitarnya. 

Walaupun banyak ahli menganggap ini sebagai mitos, beberapa orang meyakini bahwa cinta pandangan pertama memang benar adanya. Perasaan gembira yang membuncah dan debaran jantung tak beraturan membuat mereka yakin bahwa ia menemukan cintanya pada pertama kali melihat seseorang.

Selain itu, perasaan dejavu atau déjà vu juga bisa menyertai hal ini. Perasaan di mana Anda merasa telah mengenal orang tersebut di masa lalu, padahal jelas-jelas Anda baru melihatnya 5 detik yang lalu. Atau mungkin pada pandangan pertama Anda merasa separuh diri Anda, seperti tertarik ke arahnya layaknya sebuah magnet.

Namun, bagaimanapun juga, Anda tetap memerlukan relasi dan interaksi secara langsung untuk menentukan apakah Si Dia benar-benar sosok yang Anda cintai atau bukan.

Maka dari itu, Anda harus mengakui bahwa sebenarnya Anda tidak benar-benar mencintainya pada pandangan pertama. Harus ada relasi yang terjalin dengan baik untuk mencintai seseorang karena cinta tidak datang secara instan.

Usaha untuk mengenal seseorang dapat bersifat kognitif, yaitu berdasarkan apa yang ia katakan kepada Anda, dan emosi apa yang dia ungkapkan. Kemudian, bisa melalui nada suara, caranya berperilaku, hingga bagaimana dia menyikapi sesuatu.

Hal tersebut tidak berarti bahwa semua jenis perkenalan semacam itu diperlukan untuk “mencintai pada pandangan pertama”. Namun, untuk menegaskan bahwa itu benar-benar cinta atau bukan, tidak dapat dibatasi hanya dengan persepsi visual.

Perkenalan semacam ini membuat Anda bisa lebih banyak menilai dan mempertimbangkan banyak hal. Misalnya, apakah Si Dia memiliki selera humor yang sama dengan Anda? Apakah visi, misi, dan sikapnya sesuai dengan nilai yang Anda anut? Atau apakah Anda merasa nyaman apabila berada di dekatnya?

Evaluasi semacam itu dapat terjadi pada tahapan yang lebih dari sekadar tatapan atau pertemuan pertama. Nah, dari situlah cinta pada pandangan pertama dapat berubah menjadi lebih dalam dan berkelanjutan.