7 Tanda Anda Jatuh Cinta pada Orang yang Salah

 Saat jatuh cinta, mungkin banyak yang terlalu sibuk memikirkan baju apa yang akan dikenakan saat kencan, atau menyusun pesan manis yang akan dikirim ke pasangan. Tetapi, tanpa sadar melupakan hal penting lain yang menentukan keberhasilan sebuah hubungan.

Sebuah hubungan awalnya memang dipenuhi dengan hal-hal romantis dan menyenangkan. Namun, semua rasa gembira karena jatuh cinta terkadang justru akan menutupi tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa Anda telah jatuh cinta kepada orang yang salah.

Memastikan diri agar tidak terjebak dalam hubungan yang salah mungkin bukan hal mudah bagi sebagian orang. Hal itu bisa dikenai lewat sejumlah tanda. Berikut adalah tujuh tanda tersebut yang dirangkum dari akun YouTube Psych2Go.

1. Menahan Diri untuk Jujur di Depan Pasangan

Tanda pertama, saat sedang bersama pasangan, Anda cenderung menahan diri agar tidak mengatakan hal-hal yang membuatnya tersinggung atau bahkan marah. Ellen Bolin, seorang relationship coach profesional mengatakan dalam kondisi tersebut, Anda mungkin tidak ingin mengecewakan atau mengguncang hubungan yang telah Anda perjuangkan dengan pasangan.

Selain itu, Anda tanpa sadar terkesan terlalu berhati-hati saat berbicara dengannya dan mengkhawatirkan bagaimana reaksi pasangan terhadap perkataan, permintaan, atau perilaku Anda di depannya. Jika Anda merasa kesulitan untuk berkomunikasi secara bebas dengan pasangan, itu bisa menjadi pertanda buruk dan dapat mengakibatkan permasalahan yang lebih besar nantinya jika hubungan tetap dipertahankan.

2. Kelelahan Secara Emosional

Pakar kencan, Samantha Daniels mengungkapkan bahwa hubungan yang baik harusnya memberi energi lebih, bukan malah menguras energi. Tetapi, yang terjadi pada Anda adalah rasa lelah dan stres bertubi-tubi selama berhubungan. Anda terus-menerus merasa sedih dan terjebak dengan pasangan Anda sendiri. 

Itu tanda hubungan Anda tidaklah sehat. Tumbuhnya perasaan itu saat berada di dekat pasangan dapat menjadi salah satu tanda bahwa Anda jatuh cinta pada orang yang tidak tepat.

3. Tidak Merasa Aman.

Pernahkah mendapati pasangan melecehkan Anda secara verbal atau melakukan kekerasan fisik? Atau mungkin mengancam keselamatan Anda? Maka, hal terbaik yang harus dilakukan adalah keluar dari hubungan tak sehat itu.

Sangat penting untuk melakukan berbagai hal yang Anda perlukan untuk melarikan diri dari situasi yang menyakitkan tersebut. Kelilingilah diri Anda dengan orang yang benar-benar memedulikan keselamatan Anda.

Psikolog Craig Malkin menyatakan bahwa mayoritas korban kekerasan terlalu berpaku pada perlakuan positif dari pasangannya, seperti rasa sayang dan dapat diandalkan. Namun, bagaimana jadinya jika ternyata cinta tersebut selalu menyembunyikan rasa takut atau berujung menjadi hubungan yang tak sesuai harapan?.

4. Tidak Melihat Masa Depan Bersamanya

Saat Anda merasa akan lebih bahagia saat sedang tidak bersama dengan pasangan Anda, ini mungkin bisa menjadi tanda bahwa kalian bukanlah pasangan yang cocok. Bisa saja tujuan dan prinsip hidup Anda berbeda dengannya.

Anda perlu membedakan mana rasa cinta yang hanya bersifat sementara dan mana cinta yang akan bertahan lama. Hal ini akan membantu Anda memilih apakah harus bertahan atau meninggalkan hubungan tersebut.

5. Belum Pernah Bertemu Keluarga dan Teman.

Sudahkah pasangan Anda menemui keluarga dan teman Anda, atau sebaliknya? Jika belum, mungkin Anda atau dirinya memiliki perasaan belum yakin antarsatu dengan yang lain sehingga menghindari pertemuan dengan kerabat dekat masing-masing. Ini juga bisa mengindikasikan bahwa dia bukanlah orang yang terbaik untuk berada dalam kehidupan Anda.

6. Hanya Pikirkan Berkencan.

Penting untuk terus berusaha keras dalam mencapai tujuan hidup masing-masing. Jika pasangan Anda hanya mementingkan hubungan romantis dalam hidupnya tanpa ada kerja keras terhadap minat, pendidikan, atau karirnya, Anda harus mulai skeptis terhadapnya.

Jika pasangan Anda selalu menghindari percakapan tentang rencananya di masa depan, Anda perlu sedikit melangkah mundur dan pertanyakan kepada diri sendiri apakah pasangan Anda akan bertahan lama dalam hubungan yang Anda bangun bersamanya.

7. Anda Mulai Memikirkan Orang Lain

Penting untuk diketahui bahwa menyukai atau beranggapan ada orang lain yang lebih menarik dari pasangan Anda bukan semata-mata Anda perlu mencari pasangan baru secepatnya. Ada baiknya saat hal itu mulai terjadi, bicaralah dengan saling terbuka pada pasangan Anda.

Tanyakan kepada diri masing-masing, apakah ada perubahan dalam hubungan kalian, adakah yang perlu diperbaiki, dan hal-hal intim lainnya. Barulah kemudian temukan lagi hal-hal yang membuat Anda dan pasangan kembali jatuh cinta lagi. Penting untuk saling mengingatkan satu sama lain tentang hubungan yang telah terjalin, sebab komunikasi adalah salah satu kunci sukses untuk suatu hubungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *