Ini 7 Tanda-Tanda Kamu Menjalani Toxic Relationship.

Apa itu toxic relationship?

Dilansir dari Time.com, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang berbasis di California mengatakan toxic relationship adalah hubungan antara dua orang yang tidak saling mendukung, di mana ada konflik, di mana ada persaingan, di mana ada rasa tidak hormat dan kurangnya kekompakan. 

Ketika suatu hubungan menjadi toxic, setiap interaksi dalam hubungan itu bisa jadi terasa salah atau tidak pada tempatnya, serta dipenuhi dengan energi negatif yang membuat kedua pasangan tidak nyaman, marah, dan kecewa.

Mengapa hubungan yang sehat bisa menjadi toxic?

Hubungan yang sehat dipenuhi dengan cinta. Baik itu hubungan dengan teman baik, orang tua, atau pasangan. Hubungan seperti itu adalah sumber kebahagiaan.

Hubungan yang sehat juga dapat menghasilkan emosi yang membuat kamu merasa senang serta seakan siap menaklukkan dunia.

Jadi masuk akal jika semua orang yang memiliki hubungan sehat ingin melakukan apa saja semampu mereka, untuk menjaga hubungannya. Namun, dari waktu ke waktu, hubungan yang sehat bisa berubah menjadi berantakan.

Pasangan yang tampak seperti akan menghabiskan sisa hidupnya bersama-sama, akhirnya dapat berakhir dengan pertengkaran dan saling menyalahkan sehingga mengubah situasi yang sedang baik-baik saja menjadi sumber kebencian dan kepahitan.

Orang yang secara konsisten merusak atau membahayakan pasangannya baik sengaja maupun tidak, sering memiliki alasan untuk perilakunya, bahkan jika itu tidak ia sadari.

Alasan-alasan tersebut  bisa berada dalam hubungan antar pasangan, antar orangtua dan anak maupun antar teman. Mungkin saja penyebabnya karena ia tidak memiliki pola asuh yang mendukung dan penuh kasih sayang.

Penyebab lainnya bisa saja diintimidasi  saat masih berada di sekolah atau ia mungkin menderita gangguan kesehatan mental yang tidak terdiagnosis, seperti depresi, gangguan bipolar, gangguan makan, segala bentuk trauma. 

Adakah tanda-tanda dari sebuah toxic relationship?

Berikut ini telah kami rangkum tanda-tanda dari suatu hubungan yang toxic.

1. Saling menghindari.

Pasanganmu dulu suka menghabiskan waktu bersama dengan kamu, tetapi sekarang ia selalu mempunya beberapa alasan untuk tidak bertemu kamu dan menghindari satu sama lain.

Alih-alih ia merasa sedih dan gelisah karena ingin selalu bersama kamu. Pasanganmu justru merasa lega ketika kamu harus pergi selama beberapa hari dan tidak bersamanya.

2.Tidak merasa bahagia.

Kamu memiliki pendapat dan hal yang disukai maupun tidak sukai, tetapi kamu mendapati diri sendiri terus-menerus melakukan sesuatu hanya untuk menyenangkan pasangan, sebab kamu tidak ingin membuatnya tidak bahagia. 

Kamu sendiri merasa tidak bahagia, bahkan kamu mulai mempertanyakan semuanya dengan kalimat, “Ya Tuhan, bagaimana sekarang?”

3.Hal yang kamu lakukan selalu salah.

Pasangan kamu selalu memberikan kritik tentang segala hal. Setiap kali kamu melakukan sesuatu, ia akan menyalahkanmu jika tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan.  

Pasanganmu sering menuntut agar kamu bisa melakukan semua hal dengan lebih baik. Pada titik ini si Pasangan tidak tahu lagi bagaimana cara menghargai kamu.

4.Di matanya, kamu sudah tidak ada harga diri.

Kamu telah kehilangan jati dirimu dan dengan itu, kamu juga kehilangan harga dirimu. Bahkan kamu pun tidak ingat kapan terakhir kali kamu mengambil keputusan dalam suatu hal. Seluruh hidupmu yang sekarang adalah milik pasanganmu.

Pasangan kamu sering tidak menghormati kamu, terlebih ketika tidak ada perkelahian yang terjadi.

5.Drama tanpa henti.

Tidak peduli seberapa banyaknya drama tidak penting di hubunganmu, si Pasangan akan selalu  menemukan cara untuk memunculkan beberapa drama baru.

Drama di dalam hubungan dapat membuatmu menjadi frustrasi, takut, dan seakan ditahan. Hal tersebut, tidak pernah gagal membuat kamu merasa di dalam kondisi yang negatif.

Jika kamu merasa cemas, jengkel, atau bertengkar dengan pasangan secara rutin, pastinya kamu sedang mengalami drama dalam toxic relationship.

6.Pasanganmu mudah iri dan cemburu.

Kecemburuan dapat menyebabkan pengendalian perilaku, ancaman, atau bahkan kekerasan. Tetapi banyak yang sering mengira bahwa kecemburuan yang intens berarti si Pasangan benar-benar mencintai kamu.

Pada kenyataannya, jika pasanganmu merasa iri kepadamu dan selalu ingin tahu dimana kamu berada, jelas itu merupakan perilaku yang salah, bukan karena ia memang mencintaimu.

Misalnya, Alih-alih merayakan prestasi yang telah kamu capai, si Pasangan justru malah iri dan berharap ia bisa memiliki prestasi tersebut,  serta membuatmu merasa tidak enak kepadanya.

7.Kebohongan yang terus-menerus.

Hubunganmu telah dibumbui dengan banyak kebohongan kecil, yang disebabkan hanya karena pasanganmu tidak ingin membuang-buang waktu untuk menjelaskan yang sebenarnya kepada kamu atau bisa jadi ia hanya tidak ingin mengatakan kebenarannya.

Begitu kamu menemukan kebohongan maka akan sulit untuk kembali percaya dengan apa yang dikatakan pasangan kamu. Di titik ini, kamu mulai mempertanyakan apa yang ia katakan dan mulai mencari tahu apakah hal tersebut benar atau bohong.

Jika kamu merasakan salah satu dari tanda-tanda diatas, di dalam hubunganmu, sebaiknya kamu segera keluar dari hubungan tersebut. Jika perlu, kamu bisa meminta bantuan dari orang-orang terdekat. Semoga dapat membantu, ya!

10 Cara Mudah Untuk Menghilangkan Perasaan Galau!

Hidup ini memang tidak selalu menyenangkan. Hidup ini juga memang tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Ada saja hal-hal yang bisa membuat kita sedih ataupun galau. Entah karena perbuatan kita ataupun yang berhubungan dengan orang lain. Galau sendiri adalah kondisi dimana perasaan kita gelisah, sedih, dan tidak karuan. Perasaan galau tersebut bisa terjadi karena berbagai macam hal. Misalnya seperti saat kamu ditinggal pacarmu, atau saat kamu galau karena skripsimu yang tak kunjung usai, atau bisa juga karena suatu hal yang sudah kamu rencanakan dengan baik tapi hasilnya tidak sesuai dengan keinginanmu.

Kalau sudah galau begitu, melakukan hal apapun pastinya jadi tidak bersemangat. Segala hal yang harusnya bisa dilakukan malah menjadi terbengkalai karena pikiran dan hati yang sedang tidak dalam kondisi yang baik. Makan saja jadi tidak nafsu apalagi melakukan hal-hal lainnya. Kalau sudah begini, malah jadi rugi sendiri deh. Galau iya, kerjaan terbengkalai juga, tapi tidak ada solusi yang jelas untuk soal galaumu. Mau tau gimana caranya buat menghilangkan perasaan galau yang kamu rasakan?

1. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri.

Kadang, saat kita merasa galau, kita pasti akan menyalahkan semua keadaan yang sedang dirasakan sekarang. Misalnya menyesali segala hal yang telah kamu lakukan hingga akhirnya yang tidak baik menjadikan kamu galau. Namun sebenarnya, janganlah kamu menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal yang telah kamu lakukan tersebut.

Menyalahkan diri sendiri malah hanya menjadikan hal tersebut beban bagi dirimu. Kamu juga pasti akan terus-terusan merasa bersalah, dan akhirnya kecewa akan dirimu sendiri. Kamu tidak akan pulih dari perasaan galaumu kalau kamu masih juga menyalahkan diri sendiri. Jika kamu mau keluar dari perasaan galau yang sedang kamu alami, cobalah untuk menerima apapun hasil dari hal-hal yang telah kamu lakukan.

Mulai lah dari mengapresiasi dirimu, bahwa apa yang telah kamu lakukan itu adalah hal yang baik. Kalau kamu tidak mencobanya, kamu mungkin tidak akan tau hasilnya, dan jika hasilnya tidak sesuai keinginan, mungkin saja itu adalah rencana Tuhan yang ia berikan padamu. Kuncinya sih kamu harus ikhlas dengan segala hal yang berjalan tidak sesuai keinginanmu. Kalau tidak begitu, kamu akan terus larut dalam perasaan sedih dan galau. Jadikan kegagalan tersebut menjadi pengalaman berhargamu, jadi suatu saat kamu akan belajar untuk tidak mengulangi kegagalan tersebut lagi. Dan kedepannya kamu juga tidak akan merasa sedih lagi kalau kamu mengalami kegagalan, karena kamu sudah jauh lebih kuat dari sebelumnya.

2. Jangan Mendengarkan Lagu-Lagu Sedih Atau Galau.

Kamu yang biasanya sering mendengarkan musik, biasanya hal tersebut juga menjadi hal yang kamu gunakan untuk meredakan perasaan galaumu. Biasanya memang musik adalah obat ampuh untuk menghilangkan galau. Namun perlu diingat, jangan kamu mendengarkan lagu-lagu sedih atau galau saat perasaan hatimu sedang tidak baik. Hal ini malah akan membuat kamu menjadi makin galau.

Lebih baik dengarkan lagu yang akan membuat kamu lebih semangat lagi dalam menjalani hidup. Jadi kamu juga tidak akan terus berlarut-larut dalam kesedihan dan juga kegalauan yang berkepanjangan. Cobalah dengarkan lagu-lagu kencang, ataupun ceria untuk membuat kamu merasa lebih bersemangat. Kamu juga akan lebih bisa menjalani harimu dengan tersenyum setelah mendengarkan lagu-lagu yang bersemangat.

3. Pergi Jalan-Jalan Bersama Teman Atau Keluarga.

Siapa sih yang tidak suka jalan-jalan? Saat pikiran sedang suntuk ataupun saat hati sedang galau, pergi jalan-jalan adalah satu hal yang dapat mengobati pikiran dan juga perasaanmu yang sedang kacau. Kamu bisa pergi berjalan-jalan bersama teman-teman ataupun keluargamu. Pergi berjalan-jalan ke bersama orang terdekat biasanya sangat ampuh untuk menghilangkan perasaan galau lho. Apalagi saat kita bersama orang-orang terdekat, kita pasti akan membicarakan banyak dan melakukan banyak hal, sehingga kamu akan lupa akan permasalahanmu.

Cobalah untuk pergi jalan-jalan ke pantai, gunung, ataupun taman. Kalau semua itu terlalu jauh, kamu juga bisa hanya berjalan-jalan di mall, sambil cuci mata. Hal tersebut juga sudah cukup pastinya untuk mengobati perasaanmu yang sedang galau. Kamu juga jadi bisa melupakan sejenak persoalan hidupmu yang membuatmu menjadi galau itu. Dan setelah itu, kamu pun akan merasa lebih fresh dan juga merasa lebih bersemangat untuk menjalani hari-harimu.

5. Membaca Buku.

Membaca buku ternyata juga bisa membuat pikiran dan perasaan menjadi lebih tenang lho. Karena dengan membaca buku, kamu akan merasa bahwa kamu sedang berada di dunia buku tersebut, hingga kamu lupa sedang mengalami suatu hal yang membuat kamu galau.

Kamu juga bisa mencoba membaca buku yang memotivasi. Jadi kamu akan lebih merasa bersemangat setelahnya. Dengan membaca buku, kamu juga akan merasa lebih baik, dan melupakan apapun hal yang membuatmu menjadi galau.

6.Menonton Film.

Menonton film juga bisa menjadi satu cara untuk menghilangkan perasaan galau yang kamu rasakan. Cobalah untuk menonton film komedi yang bisa membuatmu tertawa, dengan segala tingkah pemainnya yang akan membuat kamu tertawa lepas, dengan begitu perasaanmu pasti akan menjadi lebih tenang dan lebih lega.

Namun jangan sampai kamu menonton film yang sedih, hal ini malah akan membuatmu menjadi tambah galau, dan kamu tidak akan lepas dari perasaan tersebut. Kamu malah akan terus larut dalam kegalauan kalau kamu malah memilih film-film sedih. Kamu juga bisa menonton film yang banyak mengandung unsur memotivasinya, untuk membuat kamu lebih bersemangat.

7. Lakukan Hobi Yang Kamu Sukai.

Kamu pasti memiliki hobi ataupun kegiatan favorit tersendiri. Nah, kamu bisa tuh melakukan segala hal tersebut untuk menghilangkan perasaan galaumu. Kamu bisa melakukan hobimu dan juga sekaligus meredam perasaan galaumu. Apalagi itu adalah kegiatan yang kamu sukai dan menjadi hobimu, pasti akan bisa membantumu untuk menghilangkan perasaan galaumu kalau kamu melakukan hal-hal tersebut.

Misalnya seperti kamu suka melukis, atau menulis. Kamu bisa melakukan hal tersebut untuk menyalurkan perasaan galau dan sedihmu. Dengan begitu perasaan-perasaan tersebut sedikit-sedikit akan terobati dan hilang, dan berubah menjadi sebuah senyuman di bibirmu. Kamu tidak akan lagi merasa galau setelahnya. Kamu juga jadi punya karya setelah itu karena kamu menyalurkan perasaan galaumu menjadi sebuah karya seni seperti lukisan ataupun sebuah tulisan.

8.Berolahraga.

Berolahraga juga bisa menjadi salah satu aktivitas untuk menghilangkan galaumu lho. Saat berolahraga, kamu akan melupakan sejenak perasaan galau yang kamu rasakan. Kamu juga bisa mendapat manfaatnya yaitu dapat tubuh yang sehat dan bugar dengan berolahraga.

Kalau kamu sebelumnya jarang berolahraga, kamu sekarang bisa memulainya untuk menjadi lebih sering. Mulai saja dulu dengan jogging, atau bersepeda keliling komplek rumahmu. Atau kamu juga bisa bermain basket ataupun badminton di sekitar rumah. Dengan begitu, galau hilang tubuh pun menjadi lebih sehat.

9. Menghindari Penyebab Galau.

Kalau kamu mau menjauhi perasaan galau dan sedih, berarti kamu harus menghindari penyebab galaunya. Misalnya kamu galau karena seseorang, ya berarti kamu harus melupakan dia, kamu juga harus ikhlas dengan apa yang sudah terjadi. Dengan begitu perasaanmu pasti tidak akan galau lagi.

Memang sih awalnya pasti akan sulit, namun lama kelamaan kamu juga akan merasa lebih baik. Kamu juga akan perlahan mulai ikhlas dengan semua yang terjadi. Kamu juga akan mulai memahami bahwa apa yang sudah terjadi di hidupmu itu adalah suatu hal yang baik untuk dirimu.

10.Mendekatkan Diri Pada Tuhan.

Ketika kamu merasa sedih ataupun galau dan hal-hal di atas sudah tidak bisa lagi kamu gunakan untuk menghilangkan galaumu, berati kamu harus mencoba yang satu ini. Cobalah untuk lebih mendekatkan dirimu pada Tuhan. Mungkin saja cobaan tersebut datang karena kamu sebelumnya berada jauh dari Tuhanmu, dan ia ingin kamu lebih mendekatkan diri pada-Nya.

Dengan adanya ujian ini, kamu bisa meminta pertolongan-Nya untuk meyelesaikan permasalahanmu. Mintalah pada-Nya agar kamu selalu diberikan kekuatan untuk selalu bisa tegar dalam menghadapi segala cobaan yang diberikan.

Cobalah beberapa cara di atas untuk menjadi solusi menghilangkan perasaan galau yang sedang kamu rasakan. Sebelumnya, kamu harus mengetahui dahulu apa yang menjadi penyebab dari galaumu tersebut. Dan kamu juga harus mempunyai keinginan yang kuat untuk mau berhenti dari perasaan galaumu itu. Jadi akan lebih mudah nantinya usahamu untuk menghilangkan galaumu.

Semoga bermanfaat!

Mitos atau Faktakah Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama.

Banyak orang yang mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gebetan atau calon pasangannya. Tapi sebagian orang merasa itu hanya sesuatu yang mengada-ada alias tidak nyata. Jadi, cinta pada pandangan pertama sebenarya mitos atau fakta?

Istilah cinta pada pandangan pertama yang beredar di masyarakat sebenarnya masih keliru dan belum dapat dipahami dengan jelas. Hal ini karena saat menyebutkan cinta pada pandangan pertama banyak orang menafsirkan itu sebagai cinta yang Anda rasakan saat pertama kali melihat seseorang yang disukai.

Seorang psikolog asal Amerika mengemukakan bahwa cinta pada pandangan pertama adalah suatu perasaan yang didasari oleh nafsu pandangan pertama karena yang pertama kali dilihat oleh mata adalah penampilan fisik. Maka dari itu, bisa jadi ketertarikan fisiklah yang sebenarnya dapat muncul.

Psikolog tersebut juga mengatakan bahwa cinta yang sebenarnya membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh. Jadi, perlu waktu yang cukup untuk dapat menentukan apakah itu cinta atau hanya sekadar ketertarikan fisik semata.

Cinta pandangan pertama pada gebetan atau calon pasangan hanyalah sebuah ketertarikan yang menggelora dalam hati saat itu, tetapi tidak mendalam. Oleh karena itu, selalu ada kemungkinan bahwa cinta ini tidak akan bisa dibawa ke arah hubungan yang lebih serius.

Sangat jarang terjadi pada cinta pandangan pertama bisa berlanjut ke hubungan yang lebih mendalam karena seiring berjalannya waktu, ternyata apa yang Anda pikirkan tentang seseorang tersebut bisa saja tidak sesuai dengan kenyataannya.

Pasalnya, mungkin ada beberapa pasangan yang mulanya hanya tertarik secara fisik, lalu setelah mengenal sosok satu sama lain secara lebih mendalam, cintanya terus tumbuh.

Ada beberapa tanda yang dianggap sebagai jatuh cinta pada pandangan pertama, yaitu

1. Perut terasa mual saat bertemu Si Dia
Perut terasa mual atau dikenal pula dengan istilah butterfly in the stomach (kupu-kupu dalam perut) saat bertemu Si Dia, bisa jadi salah satu tanda Anda jatuh cinta pada pandangan pertama.

Menurut para ahli, hal tersebut dapat terjadi karena perasaan manusia dapat memengaruhi sistem pencernaan. Berdasarkan hasil laporan Harvard Health, adanya hubungan pencernaan dan otak yang erat membuat Anda merasakan sesuatu pada perut ketika mengalami berbagai emosi, termasuk senang, sedih, cemas, atau marah.

Jadi, perut terasa mual atau butterfly in the stomach bisa jadi akibat campuran rasa gembira dan senang yang Anda rasakan saat bertemu seseorang yang benar-benar Anda sukai.

2. Anda ingin tahu apa pun mengenai dirinya
Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang dan rasanya ingin tahu apa pun mengenai dirinya? Jika pernah, ini merupakan pertanda baik. Kekaguman yang tulus dan pemikiran apa pun mengenai seseorang merupakan tanda bahwa Anda sedang jatuh cinta padanya saat itu juga.

Namun perlu diingat, jika tertarik pada seseorang bukan berarti Anda dan dirinya dapat menjadi pasangan yang ideal. Mencari tahu dan mengenal seseorang lebih dalam merupakan salah satu cara apakah Anda dan orang tersebut memiliki kecocokan atau tidak.

Beautiful couple with nature.

3. Dia adalah satu-satunya orang yang Anda lihat
Sebuah riset yang dipublikasikan dalam Archives of Sexual Behavior mengungkapkan bahwa ketika Anda merasa tertarik dengan seseorang, Anda ingin melihat Si Dia sesering mungkin.

Menjaga kontak mata juga bisa menjadi salah satu teknik flirting yang baik. Sebab, bahasa tubuh ini menunjukkan kalau Anda tertarik pada hal yang ia bicarakan. Jadi, mengunci pandangan pada seseorang yang disuka dapat membuat Anda merasa jatuh cinta padanya.

4. Merasa akrab
Saat mengalami jatuh cinta pada pandangan pertama, biasanya Anda akan merasa seperti pernah bertemu dengan orang tersebut. Tidak ada perasaan terpaksa, semua berjalan nyaman seakan Anda sudah akrab sebelumnya.

Merasakan kenyamanan seperti ini dengan seseorang merupakan pertanda baik jika kalian berdua memiliki hubungan yang berjalan baik.

5. Tertarik dengan sikapnya
Merasa tertarik dengan sikap seseorang dapat menjadi tanda jatuh cinta, termasuk pada pandangan pertama. Misalnya, Anda tertarik pada caranya berjalan, caranya berbicara, atau cara ia bersikap pada orang-orang di sekitarnya. 

Walaupun banyak ahli menganggap ini sebagai mitos, beberapa orang meyakini bahwa cinta pandangan pertama memang benar adanya. Perasaan gembira yang membuncah dan debaran jantung tak beraturan membuat mereka yakin bahwa ia menemukan cintanya pada pertama kali melihat seseorang.

Selain itu, perasaan dejavu atau déjà vu juga bisa menyertai hal ini. Perasaan di mana Anda merasa telah mengenal orang tersebut di masa lalu, padahal jelas-jelas Anda baru melihatnya 5 detik yang lalu. Atau mungkin pada pandangan pertama Anda merasa separuh diri Anda, seperti tertarik ke arahnya layaknya sebuah magnet.

Namun, bagaimanapun juga, Anda tetap memerlukan relasi dan interaksi secara langsung untuk menentukan apakah Si Dia benar-benar sosok yang Anda cintai atau bukan.

Maka dari itu, Anda harus mengakui bahwa sebenarnya Anda tidak benar-benar mencintainya pada pandangan pertama. Harus ada relasi yang terjalin dengan baik untuk mencintai seseorang karena cinta tidak datang secara instan.

Usaha untuk mengenal seseorang dapat bersifat kognitif, yaitu berdasarkan apa yang ia katakan kepada Anda, dan emosi apa yang dia ungkapkan. Kemudian, bisa melalui nada suara, caranya berperilaku, hingga bagaimana dia menyikapi sesuatu.

Hal tersebut tidak berarti bahwa semua jenis perkenalan semacam itu diperlukan untuk “mencintai pada pandangan pertama”. Namun, untuk menegaskan bahwa itu benar-benar cinta atau bukan, tidak dapat dibatasi hanya dengan persepsi visual.

Perkenalan semacam ini membuat Anda bisa lebih banyak menilai dan mempertimbangkan banyak hal. Misalnya, apakah Si Dia memiliki selera humor yang sama dengan Anda? Apakah visi, misi, dan sikapnya sesuai dengan nilai yang Anda anut? Atau apakah Anda merasa nyaman apabila berada di dekatnya?

Evaluasi semacam itu dapat terjadi pada tahapan yang lebih dari sekadar tatapan atau pertemuan pertama. Nah, dari situlah cinta pada pandangan pertama dapat berubah menjadi lebih dalam dan berkelanjutan.

7 Kualitas Terpenting Seorang Pria Bisa Kita Jadikan Suami.

Pria yang Anda kencani mungkin tampak menarik, tetapi bagaimana Anda bisa yakin bahwa dia memiliki semua kualitas pria yang baik – dan bahkan mungkin sebagai suami? 

Dalam hal menemukan cinta sejati, jika Anda menginginkan tipe pria yang mampu berkomitmen dalam hubungan yang sehat, Anda ingin memastikan bahwa dia memiliki ciri dan karakteristik kepribadian tertentu yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan definisi Anda tentang pria yang baik. Melansir laman Your Tango, berikut ini kualitas pria yang baik untuk menjadi pacar atau suami. 

7 kualitas pria untuk menjadi pacar dan suami terbaik

1. Kedewasaan
Anda akan dapat dengan cepat menentukan kematangan emosi seorang pria dengan mengamati bagaimana dia bereaksi terhadap situasi dan bagaimana dia memperlakukan orang-orang di sekitarnya.

Di restoran, misalnya, ketika server membutuhkan waktu lebih lama dari yang Anda harapkan untuk sampai ke meja Anda, bagaimana reaksinya? Apakah dia mengambilnya dengan tenang, atau apakah dia marah? Apakah dia berteriak ke server saat pesanan tercampur?

Bahkan jika dia sedang dalam perilaku terbaiknya, sulit bagi siapa pun untuk menyembunyikan kebiasaan lama. Perhatikan dia dengan saksama dan Anda akan dapat menentukan apakah Anda berada di jalan yang benar.

2. Tujuan
Para ahli mengatakan bahwa pria memperoleh sebagian besar identitas mereka dari mimpi mereka. Jika seorang pria sedang menciptakan dan bekerja untuk sesuatu yang lebih besar dari dirinya, dia cenderung lebih puas, dan sebagai hasilnya, dia bisa menjadi pasangan yang lebih baik.

3. Keramahan
Mayoritas pria yang menikah memiliki teman yang menikah dalam setahun terakhir. Anda dapat belajar banyak tentang karakter seorang pria dari kualitas pertemanannya dan kualitas pria yang berteman dengannya.

Apakah teman-temannya sudah dewasa? Apakah mereka berbagi nilai-nilai Anda dan juga menunjukkan kualitas menjadi pria yang baik? Apakah dia mempertahankan persahabatan selama bertahun-tahun?

4. Ketersediaan
Banyak pria tetap tidak tersedia secara emosional karena hubungan mereka tumpang tindih. “Single” tidak selalu berarti siap menjalin hubungan. Jika dia menjalin hubungan dengan mantannya atau dia sibuk dengan pekerjaan yang dia tidak punya tempat untuk orang lain, dia akhirnya akan menyakitimu, karena dia tidak siap untuk hubungan jangka panjang dan dia pria yang baik untuk menjadi pacar.

5. Kejujuran
Banyak pria berpikir bahwa jika mereka mendekati wanita yang dikencani dengan sikap sembrono, wanita akan tiba-tiba jatuh cinta pada mereka. Tapi hubungan dengan pria yang suka bermain-main hanya akan berakhir dengan air mata. Pria yang berkualitas harus bisa menatap langsung ke mata Anda dan mengekspresikan dirinya. Sesuatu yang kurang dari itu, dan dia lemah, dan Anda tidak harus puas dengan itu.

6. Kebaikan
Pria yang siap untuk hubungan yang sehat cenderung sudah melewati beberapa fase kehidupan yang berbeda. Terutama, fase “kesenangan dan petualangan” mereka. Ini menunjukkan bahwa hidupnya tidak hanya tentang dirinya, yang sangat penting dalam memulai sebuah keluarga.

7. Kejujuran
Pria tidak selalu melakukan hal yang benar, atau bahkan tahu apa yang benar. Tetapi selama seorang pria jujur tentang hal itu, Anda dapat menghadapinya. Jika ia menyembunyikan sesuatu, hal itu dapat merusak kepercayaan dan berdampak negatif pada kehidupannya dan orang-orang di sekitarnya.

Menemukan pria yang merupakan kombinasi dari sahabat, kekasih, dan pasangan – mungkin hanya salah satu hal tersulit di dunia. Banyak wanita ingin menghentikan pencarian pacar atau suami. Sayangnya, pencarian orang baik membutuhkan banyak usaha, perencanaan, dan pencarian prospek. Imbalannya hampir tidak pernah langsung, tetapi jika Anda konsisten dan jelas, Anda akan bertemu dengan pria fantastis yang layak Anda cintai!

Catat,ini 10 Tanda Pasangan Over Protektif.

Kasih sayang dalam hubungan dapat diungkapkan dengan berbagai cara. Komunikasi yang hangat, perhatian, perlindungan, dan pengorbanan adalah beberapa bentuk implementasi cinta. Sebagai perempuan, tentu ingin selalu dilindungi oleh cowok kita. Namun, apa jadinya jika dia over protektif yang akhirnya jadi mengekang segala keinginan.

Pria yang over protektif bahkan selalu ingin tahu setiap kegiatan pasangannya. Sikap ini membuat tidak nyaman dan justru ingin menjauh darinya. Apakah pasanganmu termaksuk pria over protektif? Coba cek tanda-tandanya seperti dikutip dari laman Boldsky, berikut ini.

1. Mengintimidasi
Dia akan menanyakan dengan detail apa saja kegiatanmu hari ini, bersama siapa, di mana, dan melakukan apa. Kalau masih belum yakin, dia bakal mengecek langsung dan membuktikan apakah perkataanmu benar atau bohong. Orang seperti ini mengintimidasi pasangannya dan membuat mereka tidak nyaman.

2. Kepo
Dia akan mencari celah saat kamu lupa di mana meletakkan ponsel. Kemudian dia akan memeriksa panggilan telepon dan pesan untuk mengetahui dengan siapa saja kamu berkomunikasi, kapan, dan berapa lama. Bahkan ketika kamu sedang menelepon seseorang, dia akan menguping dan mencari tahu apa yang kalian perbincangkan.

3. Komentar soal penampilan
Dia mulai mengomentari pakaian yang kamu kenakan. Warnanya terlalu terang, modelnya kurang pantas, aksesorisnya tidak cocok, dan banyak lagi penilaian dia terhadap penampilanmu. Jika sudah kelewatan, dia akan langsung menyuruhmu mengenakan sesuatu yang sesuai dengan kehendaknya.

4. Agresif
Ketika kalian sedang bersama dengan teman-teman, dia tak akan membiarkan siapapun mencandaimu atau membuat lelucon tentangmu. Jika ada yang berani melakukan itu, dia tak segan balik membalas dengan lebih kasar.

5. Merasa paling benar
Ini adalah tanda yang sangat umum pada cowok over protektif. Dia merasa paling benar dalam segala hal, dan membuatmu inferior atau merasa rendah diri.

6. Cemburu buta
Dia sangat cemburu dan terus menanyakan cintamu kepadanya. Menagih cinta adalah salah satu caranya untuk memastikan apakah kamu masih mencintainya atau tidak. Dan, jangan harap kamu bisa punya teman, selain dia. Sebab semua orang yang dekat denganmu akan membuatnya cemburu.

7. Aku yang pertama dan utama
Dia selalu ingin mendapat perhatian darimu. Jika sambungan telepon dan pesan yang dia kirim tidak segera direspons, dia akan marah-marah tanpa peduli betapa sibuknya kamu. Pokoknya dia ingin kamu menjadikannya yang pertama dan utama di atas segala hal.

8. Sensitif
Tak ada orang yang boleh dekat denganmu, selain dia. Sifat sensitifnya melebihi apa yang kamu bayangkan dan itu membuatmu tak punya teman.

9. Dia selalu ada di sampingmu
Dia tak akan membiarkanmu seorang diri. Baginya ini menjadi bentuk perhatian, sedangkan buat kamu cara ini berlebihan. Memang asyik jika ditemani orang terkasih ke manapun pergi, tapi kalau terus-terusan begitu, kamu tak akan punya kesempatan untuk lepas darinya, walau sejenak.

10. Kamu selalu salah
Apapun yang kamu lakukan selalu salah baginya. Masih berkaitan dengan poin 5 di atas, menempatkanmu pada posisi yang salah akan menguatkan eksistensinya dalam kehidupanmu.

Mengapa Cinta Pertama Susah Dilupakan, Ini Alasan Medisnya

https://myquestionsaboutlove.com – Tak sedikit film atau lagu yang mengangkat tema tentang cinta pertama. Karena katanya, cinta pertama itu tidak akan pernah terlupakan alias selalu bikin gagal move on! Dengan demikian, meski kisah percintaan Anda itu sudah lama sekali berlalu, tetapi sangat mudah untuk mengingatnya kembali.

Tidak dimungkiri, fenomena-fenomena tersebut memang sering terjadi. Saking seringnya, banyak yang mengatakan bahwa nama orang dan memori yang terjadi saat berkencan dengan cinta pertama akan selalu terukir di otak sehingga bisa membuat Anda terbawa perasaan saat memikirkannya.

Anggapan itu memang tidak sepenuhnya salah. Sebab, saat merasa tertarik dan jatuh cinta pada seseorang, Anda menjadi lebih antusias daripada biasanya. Anda menjadi ingin banyak tahu tentang si dia dan selalu ingin berada di dekatnya. Kondisi tersebut disebabkan oleh otak yang terus memproduksi hormon dopamin, adrenalin dan norepinefrin yang membuat Anda lebih waspada atau peka.

Ketika Anda bersama dengan orang yang disukai atau setidaknya hanya memikirkan si tambatan hati, otak akan membacanya sebagai bentuk kenikmatan. Pada akhirnya, otak akan terus memerintahkan Anda untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Jadi, sudah tahu ‘kan mengapa saat jatuh cinta rasanya selalu indah? Itu karena memang otak ikut memainkan peran dalam menciptakan hormon-hormon sensitif dan kenikmatan.

Penyebab cinta pertama susah dilupakan

Lalu, bagaimana dengan cinta pertama yang sulit dilupakan? Bagaimana otak memengaruhi hal tersebut sehingga Anda sulit melupakannya?

Sebenarnya, tanpa mengaitkannya dengan fungsi otak, Anda menyetujui bahwa apapun yang dilakukan pertama kali pasti akan lebih mudah diingat. Sehingga, selain masalah otak, sensasi pertama juga berperan penting di sini.

Ketika Anda jatuh cinta, semua memori tersimpan dalam area sensorik otak. Saat mencium sebuah aroma atau mendengarkan lagu, Anda mungkin langsung teringat pada cinta pertama. Pasalnya, saraf penciuman dan pendengaran terletak sangat dekat dengan amigdala.

Dikatakan oleh dr. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, amigdala adalah organ kecil di dalam otak yang berbentuk seperti kacang. Organ ini mampu mengatur ingatan yang berkaitan dengan emosi, termasuk rasa takut dan senang.

Karenanya, bila Anda mencium aroma minyak wangi seperti yang dipakai oleh si mantan, atau mendengar lagu tertentu yang berkaitan dengan si dia, akan timbul lagi suatu ingatan dan perasaan, yang berkaitan dengan orang tersebut.

Gejolak Hormon

Tak berhenti di situ, cinta pertama juga biasanya dialami oleh remaja yang sedang terpengaruh gejolak hormon. Apa pun yang dipengaruhi oleh gejolak hormon biasanya memang akan lebih berkesan. Bahkan, sebuah penelitian yang meminta sekelompok lansia untuk menceritakan mengenai ingatan sepanjang hidup, sebagian besar dari mereka justru menjawab tentang pengalaman cinta pertama!

Cinta pertama sulit dilupakan karena ada beberapa saraf yang letaknya sangat dekat dengan organ pengatur ingatan alias amigdala. Memang, tak ada yang menjamin bahwa Anda akan mengalami kebahagiaan atau rasa sakit seperti saat pertama kali jatuh cinta. Namun, Anda disarankan untuk tidak berhenti mencintai, khususnya pada orang yang diyakini menjadi teman hidup.

Sementara itu dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter mengatakan bahwa jatuh cinta bisa memberikan manfaat kesehatan. Misalnya, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa nyeri, dan menstabilkan tekanan darah maupun frekuensi denyut nadi sehingga jantung lebih sehat. Jadi, walau Anda masih suka teringat cinta pertama, jangan sampai membuat hidup ‘berhenti’ dan kapok jatuh cinta, ya!

Berapakah Usia Yang Paling Tepat Anak Remaja Boleh Pacaran? Ini Kata Para Ahli!

Sebagai orangtua, Anda mungkin khawatir ketika mengetahui anak sudah mulai berpacaran. Orangtua biasanya memikirkan dampak buruk yang muncul saat anak tertarik dengan lawan jenis. Namun, bukankah anak remaja memang belum siap pacaran? Apakah mereka sebenarnya sudah bisa memahami apa itu pacaran? Simak penjelasan lengkap soal pacaran pada anak remaja di bawah ini.

Kapan anak sudah boleh pacaran?

Pada masa pubertas, yaitu usia 11 sampai 20 tahun, rasa suka atau tertarik dengan lawan jenis sudah mulai bisa dirasakan oleh remaja. Hal ini terjadi karena hormon seksual atau reproduksi meningkat.

Jika anak Anda mulai menunjukkan ketertarikan pada lawan jenisnya, hal tersebut sangatlah normal pada tahap perkembangan remaja.

Masa remaja adalah masa di mana anak memiliki rasa penasaran yang tinggi, terutama mengenai perasaan dan lawan jenis di sekitarnya.

Namun, usia anak sebenarnya tidak bisa menjadi tolak ukur yang tepat untuk menentukan kapan boleh mulai pacaran. Masalahnya, kadang usia tidak benar-benar menggambarkan kedewasaan anak.

Hal yang bisa dijadikan contoh adalah remaja berusia 15 tahun bisa saja jauh lebih dewasa daripada kakaknya yang berusia 18 tahun.

Sedangkan untuk mulai pacaran, perkembangan psikologis, kematangan mental, dan kedewasaan justru yang jadi kunci untuk membangun hubungan romantis dengan orang lain secara sehat dan bertanggung jawab.

Melihat kesiapan mental anak

Lalu bagaimana cara menilai kedewasaan dan kematangan mental anak Anda? Anda bisa melihatnya dari perilaku dan kebiasaan anak sehari-hari.

Misalnya, apakah anak bisa diberi kepercayaan untuk melaksanakan tanggung jawabnya?

Tanggung jawab tersebut bisa sesederhana membereskan kamarnya sendiri dan membantu adiknya belajar. Bisa juga soal hal-hal besar seperti kelancaran studi di sekolah serta presensi yang baik (tidak pernah membolos).

Anda juga bisa menilai kesiapan anak atau remaja untuk pacaran dengan melihat cara ia berkomunikasi, apakah sudah efektif atau belum. Misalnya kalau anak sering berbohong.

Ini berarti anak belum betul-betul memahami bagaimana caranya berkomunikasi secara jujur dan terbuka. Padahal, untuk menjalin hubungan dengan orang lain, anak harus tahu cara berkomunikasi yang baik.

Menurut para ahli, ini usia yang tepat untuk anak pacaran

Meskipun usia sebenarnya tidak bisa dijadikan tolak ukur mulai pacaran, para ahli punya saran kapan kira-kira anak boleh pacaran.

Dikutip dari Healthy Children, ada perbedaan umur yag bisa terlihat ketika anak atau remaja ingin mulai pacaran. Anak perempuan biasanya di usia 12,5 tahun sedangkan anak laki-laki berada di usia 13, tahun.

Namun, hal ini tidak seperti yang dipikirkan orangtua. Pada usia ini, remaja lebih suka pergi berkelompok karena merasa lebih aman dan tidak canggung.

Tidak hanya itu saja, mereka juga menikmati waktu kebersamaan satu sama lain.

Menurut dokter anak dari Denver Health Medical Center di Amerika Serikat (AS), dr. Ron Eagar, biasanya perkembangan psikologi remaja dan kedewasaannya sudah cukup baik pada usia 16 tahun.

Angka tersebut tentu bukanlah patokan yang harus diberlakukan pada setiap anak remaja untuk mulai pacaran.

Namun, menurut Dr. Ron Eagar, usia ini tergolong paling ideal bagi remaja untuk mulai jalan berduaan dengan pasangan.

Hal ini karena ia telah memiliki keberanian juga rasa aman yang sebelumnya belum dirasakan.

Pesan yang serupa juga disampaikan oleh seorang psikolog klinis asal AS Leslie Beth Wish. Leslie percaya bahwa anak berusia 15 sampai 16 tahun biasanya sudah mulai dekat dengan lawan jenis dan hal ini lumrah saja.

Akan tetapi, anak remaja mungkin baru benar-benar siap untuk menjalin hubungan romantis atau pacaran setelah menginjak usia 16 tahun.

Namun, ini semua kembali lagi pada kebijakan dan penilaian Anda sendiri sebagai orangtua.

Apa yang harus dilakukan saat anak mulai pacaran?

Anak remaja yang mulai pacaran jangan dilarang, tetapi justru didampingi dan diberi arahan yang benar. Ajak anak bicara dari hati ke hati untuk mengetahui konsep pacaran yang sehat.

Mengapa demikian? Terlalu mengekang justru membuat anak merasa asing dan semakin menjaga jarak dari Anda.

Lebih buruknya lagi, ada kemungkinan anak cenderung akan menjalani hubungan secara sembunyi-sembunyi, alias backstreet.

Arahan dari orangtua penting agar anak remaja yang sudah pacaran tidak mengganggu prestasi belajar anak.

Orangtua bisa memberi pengertian bahwa pacaran yang baik adalah bisa saling memberi motivasi.

Orangtua juga bisa memberi tahu anak bagaimana berlaku hormat, sopan, dan santun terhadap lawan jenisnya.

Hal ini pun berhubungan dengan pendidikan seksual yang seharusnya sudah diberikan orang tua pada anak.

Masalahnya, anak yang dilarang pacaran biasanya tetap akan berpacaran juga tanpa sepengetahuan Anda. Dengan begitu, Anda malah jadi semakin sulit memantau dan membimbing perilaku anak.

Anda cukup memberi pengertian pada anak apa saja konsekuensi dari pacaran. Misalnya apabila anak remaja sudah mulai macaran, harus bisa membagi waktu.

Waktu tersebut seperti bermain bersama teman, belajar, berkumpul bersama keluarga, dan untuk teman dekatnya tersebut. Dari situ, biarkan anak mengambil keputusan apakah saat ini pacaran adalah pilihan yang tepat atau tidak.

Risiko yang bisa terjadi dalam pacaran

Tugas Anda sebagai orang tua adalah dengan mengawasi serta membimbing anak remaja jika dia memang memutuskan untuk pacaran.

Setelah mendengarkan ceritanya, beri tahu secara jujur mengenai pendapat dan apa yang Anda rasakan. Anda juga bisa memberi aturan dan batasan mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama pacaran.

Ketika membangun suasana yang positif dan terbuka, anak akan menghargai kekhawatiran Anda. Lebih baiknya lagi, ada kemungkinan anak akan mempertimbangkan aturan dan batasan yang diberikan.

Tidak ada salahnya bagi Anda untuk memaparkan apa yang bisa terjadi ketika hubungan anak remaja saat pacaran tidak berjalan dengan baik.

Selain patah hati, Anda juga perlu memberitahu tanda-tanda apabila terjadi hubungan yang tidak sehat serta mengarah pada kekerasan.

Berikut beberapa hal yang bisa Anda jelaskan kepada anak remaja mengenak pacarana yang tidak sehat:

  • Pasangan merasa mempunyai kontrol terhadap keputusan serta mengatur hidupnya.
  • Tidak menghormati serta keluar dari batasan.
  • Mengintimidasi juga mengendalikan pasangan.
  • Selalu bergantung pada anak Anda.
  • Tidak mempunyai sikap yang sopan terhadap orangtua.
  • Terlibat dalam kekerasan fisik maupun seksual.

Ini 8 Pertanyaan untuk Tahu Bedanya Mencintai vs. Jatuh Cinta.

Mencintai dan jatuh cinta adalah dua hal yang berbeda. Walau tampak sama, ada jurang yang cukup dalam di antara keduanya. Contohnya saja seorang anak yang berkata pada ibunya “Aku cinta ibu.” Kalimat tersebut artinya anak tersebut mencintai ibunya tapi tidak jatuh cinta dengan ibunya. Dalam sebuah hubunganpun, akan sangat menyedihkan untuk kedua belah pihak saat kamu mencintai pasanganmu tapi tidak jatuh cinta padanya.

Kamu harus tahu apakah kamu mencintai pasanganmu atau jatuh cinta pada mereka. Dengan mengetahui kenyataan ini, kamu akan sadar tentang bagaimana kamu akan menjalani kehidupanmu selanjutnya. Apakah kamu akan bertahan, atau menyudahi saja hubunganmu dengan pasanganmu. Kamu perlu jatuh cinta pada pasanganmu untuk membuat hubunganmu memiliki hasrat. 8 pertanyaan ini akan membantumu untuk mengetahui apakah kamu mencintai atau jatuh cinta dengan pasanganmu.

1. “Apakah hubunganmu melalui tahap alami?”.

Semua hubungan memiliki tahap awalnya sebelum benar-benar menjadi pacar. Ada pertemuan, kemudian pendekatan baru akhirnya menjadi pacar. Dalam proses itu, kamu harus tahu apakah kamu mencintai orang tersebut atau benar-benar jatuh cinta pada orang itu. Jika kamu benar-benar jatuh cinta, maka perasaan yang kamu rasakan adalah perasaan yang ditimbulkan dari dirimu sendiri yaitu gairah, kepemilikan, semangat, kehangatan, keintiman, serta kerinduan.

Sedangkan kalau kamu mencintai, maka perasaan itu datang dari luar tubuhmu seperti kamu mencintai pasanganmu karena dia baik, karena dia pengertian atau karena dia tipe idealmu. Belum tentu kamu benar-benar jatuh cinta padanya hanya karena dia memiliki semuanya itu.

2. “Apa yang bisa kamu lakukan untuk membuatmu merasakan semangat atau gairah dengan pasanganmu itu sendiri?”.

Dalam jatuh cinta, kamu butuh energi yang bisa membuatmu semangat menjalin hubungan dengannya. Banyak orang salah paham tentang ini. Banyak orang berpikir bahwa proses tetap jatuh cinta ini terjadi secara alami dan tidak butuh usaha sama sekali.

Padahal yang benar adalah cinta itu butuh dikerjakan. Jika kamu merasa ada perubahan dalam hubunganmu karena kamu sudah menjalin hubungan cukup lama dengannya, maka kamu perlu membuatnya jatuh cinta lagi dan lagi denganmu sehingga dia memiliki semangat dan gairah untuk terus bersamamu.

3. “Apakah menurutmu akan ada hubungan yang lebih memuaskan untukmu selain dengan pasanganmu sekarang?”.

Jika kamu pernah memikirkan hal ini maka itu bisa jadi karena ada yang kurang dari hubunganmu sekarang. Apa yang kurang? Yang kurang adalah jatuh cinta itu sendiri. Saat kamu benar-benar jatuh cinta dengan pasanganmu, maka kamu tidak akan memikirkan orang lain selain pasanganmu itu sendiri. Tapi kalau kamu masih merasakan kemungkinan dari pertanyaan di atas, maka kamu tidak jatuh cinta dengan pasanganmu.

4. “Apakah kamu pernah memiliki chemistry dengan pasanganmu?”.

Kamu sendiri yang bisa menilai apa kamu punya ikatan ini. Jangan sampai kamu tidak memiliki chemistry dengan pasanganmu karena itu artinya hubunganmu hanya terjalin karena keadaan, karena waktunya tepat, karena dia baik, karena kamu sudah waktunya memiliki pacar, tapi sebenarnya tidak benar-benar kamu inginkan. Kamu perlu merasakan ajaibnya seseorang yang jatuh cinta dengan orang lain agar kamu bisa merasakan sengatan aneh tapi menakjubkan dari dalam dirimu sendiri, bukan dari keadaan.

5. “Apakah kamu tinggal dalam ketakutan?”.

Bagaimana kalau kamu tidak bisa memiliki pasangan saat usiamu yang sudah waktunya? Apakah ada potensi kamu untuk meninggalkan pasanganmu yang sekarang? Bagaimana kelanjutan hubunganmu dengannya nanti? Perubahan selalu merupakan hal yang menyeramkan. Tidak ada jaminan dalam hidup ini tapi terkadang kamu harus mengikuti apa kata hatimu.

Kamu harus yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi itu tidak kebetulan. Ada makna dari ketakutan yang kamu rasakan. Itu bisa jadi karena kamu sebenarnya tidak cocok dengan pasanganmu yang sekarang sehingga kamu dihantui dengan ketakutan tidak beralasan. Itu bisa jadi karena kamu hanya mencintai pasanganmu karena keadaan.

6. “Apakah kamu takut menyakiti pasanganmu jika kamu meninggalkannya?”

Hanya karena kamu tidak jatuh cinta, tidak berarti kamu tidak mencintai dan merawat pasanganmu sekarang. Tapi jika kamu tetap tinggal bersama dengan pasangan yang tidak bisa membuatmu jatuh cinta, maka kamu sendiri yang akan tersiksa. Rasa terpaksa akan muncul dalam dirimu bahwa kamu akan terus menjalin hubungan dengannya karena kalian yang sudah lama berpacaran dan tidak mungkin putus karena takut dibicarakan orang lain. Dalam hubunganmu, yang terpenting itu perasaanmu sendiri, bukan pandangan orang tentang apa yang seharusnya kamu lakukan.

7. “Apakah kamu menemukan dirimu sendiri saat bersama dengannya?”

Bahkan saat kamu memiliki hubungan dengan orang lainpun, kamu harus tetap menemukan dirimu dan mempertahankannya. Jangan sampai kamu tidakkehilangan dirimu sendiri hanya karena kamu takut kehilangan pacar dan sendirian. Sendiri lebih baik asal kamu menemukan dirimu daripada berada dalam hubungan tapi kehilangan dirimu sendiri.

Jika kamu jatuh cinta dengan pasanganmu, kamu tidak akan membiarkan dia mengambil siapa sebenarnya dirimu karena dirimu yang sebenarnya itu benar-benar jatuh cinta dengannya. Tapi jika kamu mencintai pasanganmu, maka kamu akan mengesampingkan tentang jati diri dan mengutamakan status itu tadi.

8. “Apakah kamu cemburu saat melihat pasanganmu bersama dengan orang lain?”

Cemburu adalah hal yang wajar. Jika kamu hanya mencintai pasanganmu, maka kamu tidak memiliki gairah yang berarti untuk mempertahankannya. Kamu memang akan marah, tapi setelah itu sudah. Pasanganmu yang berdekatan dengan orang lain tidak akan mempengaruhimu dengan begitu banyak. Tapi saat kamu benar-benar jatuh cinta, maka ada dorongan untuk mempertahankan psanganmu bagaimanapun caranya. Kamu akan membuatnya tetap berada di sampingmu karena kamu tidak tahu apa jadinya hidupmu tanpanya.

Cinta melewati banyak tahap dari waktu ke waktu. Jika kamu tidak bisa menentukan antara “Aku mencintaimu” dan “Aku jatuh cinta padamu,” lebih adil untuk jujur dan terus melangkah terus sampai kamu menemukan jawaban yang tepat. Setelah mengetahui jawabannya, maka kamu akan bisa memutuskan tindakan apa yang akan kamu ambil. Lebih baik berpisah sekarang daripada tersiksa dalam hubungan yang hambar.

5 Pertanyaan untuk Tahu Apakah Pacar Cinta Mati sama Kamu.

Menjalani hubungan dalam kurun waktu yang lama enggak berarti pacar udah cinta mati sama kamu. Bisa jadi bukannya cinta mati, dia justru masih menjadi pacarmu cuma karena terpaksa, atau malas mencari yang baru.Pengin, dong, memastikan pacar benar-benar cinta mati sama kamu? Sebenarnya gampang, kok, untuk tahu apakah pacar cinta mati sama kamu atau enggak. Dikutip dari Bustle, lemparkan aja lima pertanyaan di bawah ini.

1.”Gimana kamu ngelihat hubungan kita sejauh ini? Aku penasaran, deh.”

Ilustrasi.

Pertanyaan terbuka kayak gini bisa membantu kamu mengetahui apakah dia udah cinta mati atau belum. Coba minta dia menjelaskan bagaimana perasaannya kepadamu selama ini. Jawaban dari pacar bisa membantumu mengetahui apa yang ada di pikirannya. Kalau dia jawabnya jujur, panjang lebar, sampai membeberkan hal-hal yang selama ini dipendam, kemungkinan besar dia udah nyaman, merasa percaya, dan cinta mati sama kamu.Makanya, biar makin jelas mengetahui dia udah cinta mati atau belum, jangan sampai pacar cuma jawab pendek-pendek dan sekadarnya. Kayak “hubungan kita baik-baik aja, kok”, atau “ya, begini aja”. Capek, deh.

2.”Apa, sih, yang kamu rasain tiap kali kita berantem?”

Ilustrasi.

Pertanyaan ini lebih menjurus ke perasaan dia kepadamu selama pacaran. Kalau jawabannya dia merasa sedih dan cemas tiap kali berantem, ini adalah tanda pacar udah cinta mati sama kamu.Selain biar tahu seberapa cinta mati dia sama kamu, dengan mengetahui jawabannya, kalian berdua juga bisa menghindari hal-hal yang enggak diinginkan saat berantem.

3.”Ke mana kamu mau membawa hubungan ini?”

Ilustrasi.

Kalau ini pertanyaan yang cukup serius, gaes. Tapi enggak usah takut buat melemparkan pertanyaan ini ke pacar, ya. Sebab, gimanapun kamu mencoba menghindarinya, pertanyaan ini bakal muncul di hubungan kalian cepat atau lambat. Pertanyaan satu ini enggak cuma bisa membantu kamu mengetahui dia cinta mati atau enggak, tapi juga menentukan masa depan kalian berdua sebagai pasangan.So, kalau dia jawabnya serius pengin berkomitmen dan membawa hubungan kalian ke tahap selanjutnya, seperti menikah dan tinggal bersama, berarti ini jadi tanda positif, lho.

4.”Apa satu hal yang sekarang paling kamu prioritaskan di hidup ini?”

Ilustrasi.

Dengan memahami apa yang lagi pacar prioritaskan di hidupnya, kamu bisa mengetahui di mana posisimu di hidup dia, dan seberapa cinta mati dia sama kamu.Maka, cobalah cari tahu apa yang lagi dia prioritaskan, dan alasan di baliknya. Kamu juga jadi bisa tahu apa yang sedang pacar cari di hidupnya. Kalau dia masih memprioritaskan kamu di hidupnya, udah enggak usah diragukan lagi bahwa dia udah cinta mati, gaes.

5.”Gimana kamu melihat kita dalam setahun atau lima tahun ke depan?”

Ilustrasi.

Enggak cuma untuk mengetahui seberapa berkomitmen pacar sama kamu, pertanyaan ini juga buat mengetahui apakah dia udah cinta mati atau belum.Kamu juga bisa tanyakan ke pacar, gimana dia melihat dirinya lima tahun ke depan. Kalau jawaban dia selalu ada kamu di bagian dari imajinasinya, maka yakinlah bahwa dia udah cinta mati sama kamu.

BADAI TERPARAH MENYERANG AMERIKA SELATAN, 11 MENINGGAL

Badai Terparah Amerika Selatan – badai parah menyapu amerika selatan, membuat 11 orang meninggal dunia, seperti yang diberitakan oleh pemerintah setempat, saat badai menyerang dan membalikan mobil, menghancurkan rumah, ribuan tempat tinggal hancur berntakan tanpa ada kemampuan untuk membalas.

Badai menyerang bagian selatan di hari jumat dan di perkirakan bergerak ke arah timur dan utara pada hari Minggu, menurut BMKG setempat, yang mengeluarkan peringatan banjir dan badai pada beberapa kecamatan.

Di antara para polisi dan pemadam kebakaran yang meninggal dikarenakan terkena lemparan kendaraan di texas setelah dipanggil karena kecelakan lalu lintas di jalanan yang licin.

Di Louisiana beberapa tubuh ditemukan pada hari sabtu di dekat rumah nomad mereka, yang terkena oleh badai semalam sebelumnya, seperti diberitakan Bill Davis dari kantor sheriff setempat.

“benar benar terbalik. Itu seperti beberapa ratus kaki ke halaman belakang, serpihan dimana mana. Itu hanyalah situasi yang sedih,” Menurut Davis, seperti diberitakan televisi lokal KTBS 3.

Pusat BMKG Nasional memberitakan tiga orang dipastikan meninggal dunia pada hari sabtu di ALABAMA, di mana saluran berita lokal News 19 menunjukan bangunan sudah menjadi puing.

Struktur lain terlihat atap nya tercabut dan kabel listrik melintang di sepanjang jalan. hurricane

Badai Tersebut membuat 200,000 keluarga tanpa listrik di hari Minggu pagi, menurut website poweroutage.us, Carolina utara dan Alabama adalah area yang sangat terdampak sangat parah.